Melihat Penyaluran Bansos Masih Karut Marut, Ini Harapan Jokowi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaribganMedia.co.id – Penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk penduduk terdampak Covid-19 masih karut marut di tingkat masyarakat. Sebagian merasa berhak mendapatkan, tetapi bansos tak kunjung datang. Ada juga merasa bansos yang diterima tidak sesuai dengan ekspektasi mereka.

Situasi seperti itu tidak diharapkan Presiden Jokowi. Orang nomor satu di republik ini malah berharap bansos yang diberikan pemerintah bisa menjangkau 55 persen masyarakat dari total penduduk Indonesia.

“Jadi kita harapkan bisa menjangkau 55 persen dari total penduduk kita,” ujar Jokowi saat memantau pembagian sembako di Jalan Ir Juanda, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/5).

Dengan total jangkauan itu, kata Jokowi, masyarakat yang menerima bantuan tidak hanya masyarakat yang tidak mampu saja, tetapi semua yang terdampak virus korona. “Jadi baik itu yang kurang mampu maupun yang terdampak kena Covid-19,” katanya.

Dengan mengalirnya bansos dari pemerintah, harapan mantan Gubernur DKI Jakarta itu, daya beli masyarakat tetap kuat. Bansos yang diberikan pemerintah pun lebih bermanfaat. “Dengan adanya bansos ini bisa memperkuat daya beli masyarakat hingga nanti konsumsi domestik menjadi normal kembali,” ungkapnya.

Saat ini semenjak adanya pandemi covid-19, pemerintah menggelontorkan beragam jenis bantuan atau bansos. Mulai dari bantuan tunai, bantuan sembako, program keluarga harapan, dan bantuan langsung tunai (BLT) desa, bantuan lainnya. (jp/jm)

  • Dipublish : 13 Mei 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami