Meminta Pendapat, Buya Syafii Dipanggil ke Istana

Profesor Ahmad Syafii Maarif atau dikenal dengan panggilan Buya Syafii dipanggil ke Istana oleh Presiden Jokowi untuk membahas kriteria dan formasi kabinet kerja Jilid II. (dok JawaPos.com)
Profesor Ahmad Syafii Maarif atau dikenal dengan panggilan Buya Syafii dipanggil ke Istana oleh Presiden Jokowi untuk membahas kriteria dan formasi kabinet kerja Jilid II. (dok JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Presiden Joko Widodo masih terus menggodok format kabinet kerja jilid II. Sejumlah tokoh nasional dipanggil ke Istana untuk dimintai pendapatnya. Salah satunya adalah Profesor Ahmad Syafii Maarif.

Tokoh Muhammadiyah yang kenal dengan panggilan Buya Syafii itu datang ke Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (19/9). Dalam pertemua tertutup tersebut, Buya mengaku dimintai pandangan soal calon menteri.

“Bahas soal menteri, pilih kabinet yang bagus, yang betul-betul. Dari partai juga boleh, tetapi orang yang profesional, punya integritas. Itu saja,” ucap Buya Syafii usai bertemu Jokowi.

Saat ditanya susunan kabinet yang ideal seperti apa? Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu menjawab, sebetulnya Presiden Jokowi sebenarnya sudah tahu.

“Presiden tahu soal itu, jadi ada persoalan integritas, kompetensi, profesionalisme. Boleh dari partai, enggak apa-apa. Tetapi yang setia kepada presiden. Jangan yang bikin kacau,” tandas mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu.

Diketahui sampai saat ini Presiden ketujuh RI itu belum juga mengumumkan susunan kabinet pemerintahannya untuk periode kedua 2019-2024. Pada bulan lalu, Jokowi mengaku maish melihat momentum untuk menyampaikannya ke publik.

“Saya melihat momentumnya, melihat mendesak atau tidak kebutuhan itu. Tapi kalau saya lihat masyarakat menunggu, pasar juga menanti, sehingga sebetulnya semakin cepat diumumkan semakin baik,” ucap Jokowi di Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (14/8) lalu. (jp)

 

Sumber: jawapos.com

  • Dipublish : 19 September 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami