Mendag Sebut Jumlah Pedagang Pasar Turun 29 Persen Akibat Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan bahwa ada penurunan jumlah pedagang di pasar sebanyak 29 persen. Hal tersebut terjadi akibat wabah virus Covid-19 yang membuat pasar jadi sepi pembeli.

“Dari 285 Kabupaten/Kota dijelaskan bahwa terjadi penurunan jumlah pedagang di pasar rakyat rata-rata sebesar 29 persen. Penurunan juga terjadi pada omset pedagang sebesar rata-rata 39 persen sebagai imbas dari sepinya pembeli selama Covid-19 di Indonesia,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (4/5).

Dampak dari penyebaran virus tersebut sangat berpengaruh kuat pada ekonomi masyarakat, baik daya beli masyarakat yang menurun maupun para pedagang pasar rakyat dan ritel yang juga melemah transaksi penjualannya.

“Pelaku usaha ritel omsetnya turun 90 persen dan penurunan pasokan barang sebesar 50 persen sehingga dampak lebih luasnya lagi adalah para pedagang akan mengalami penurunan kemampuan dalam menyelesaikan berbagai kewajibannya, seperti pembayaran pajak, sewa, listrik dan gas, cicilan pinjaman, maupun gaji pegawai,” terang dia.

Namun, bukan hanya omset pedagang yang menurun, lebih jauh, hal ini juga berimbas kepada sulitnya petani, nelayan, peternak serta industri kecil untuk menyalurkan barang hasil dagangannya.

“Sebab, pandemi Covid-19 ini membuat jumlah pembeli yang datang ke pasar menurun cukup drastis bahkan pasar rakyat ada yang tutup,” tambah dia.

Untuk itu, dalam menjaga ketersedian barang kebutuhan pokok dan penting bagi masyarakat dan menghindari dampak yang lebih luas bagi melemahnya ekonomi rakyat kecil. Agus meminta agar pasar tradisional tetap beroperasi dengan mengedepankan kebersihan pasar dan juga pedagang serta pembeli menerapkan physical distancing.

“Pasar rakyat diharapkan tetap beroperasi dengan mengedepankan kebersihan pasar, pedagang dan pembeli, menerapkan physical distancing, serta mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, agar dapat mengurangi penyebaran Covid-19 di Indonesia,” tutupnya. (jp)

  • Dipublish : 4 Mei 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami