Mengantisipasi Ledakan Susulan, BPBD Siap Distribusi 25 Ribu Masker

Gunung Merapi memuntahkan awan panas
Gunung Merapi memuntahkan awan panas
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

KLATEN – Mengantisipasi terjadi letusan susulan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten telah menyiapkan 25 ribu masker. Hal sama dilakukan Pemerintah Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali

“Dari yang tercatat di gudang logistik ketersediaan masih ada 25 ribu masker. Jika tiga desa di kawasan rawan bencana (KRB) III, yakni Desa Balerante, Sidorejo dan Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang sampai turun hujan abu berarti ada 9.800 jiwa. Jadi masih sangat cukup untuk kebutuhan maskernya,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta saat di temui di Kantor BPBD Klaten, Senin (14/10).

Haris menjelaskan, hingga Senin (14/10) petang belum ada laporan yang masuk terkait terjadinya hujan abu di wilayah Klaten. Maka dari itu rekomendasi jarak bahaya masih seperti yang disarankan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta, yakni 3 kilometer dari puncak Merapi.

Haris mengungkapkan, meski saat ini dalam kondisi aman dan terkendali, tetapi BPBD siap menyiapkan logistik sesuai kebutuhan warga. Termasuk kaitannya dengan masker yang senantiasa terus dikoordinasikan dengan BPBD Jawa Tengah. Dia mengimbau kepada warga di KRB III agar tetap tenang dengan kondisi Gunung Merapi saat ini.

“Mendasarkan keterangan resmi dari BPPTKG Jogja, kami mohon kepada kepala desa (kades), tokoh masyarakat dan para pemuka untuk senantiasa tetap tenang. Tidak terpancing dengan berita-berita. Apalagi teman-teman sudah sering kali mendapatkan pelatihan dari BPPTKG yang sudah dijalankan selama ini,” ucapnya.

Haris mengakui, awan panas letusan yang dikeluarkan Gunung Merapi kali ini memang memiliki ketinggian kolom paling tinggi dari sebelumnya. Meski begitu dirinya tetap menghimbau, kepada warga untuk tetap mengikuti petunjuk dan keterangan resmi dari BPPTKG Jogja. Terlebih lagi selama ini langkah yang diambil Pemkab Klaten dalam mengantisipai letusan Gunung Merapi tetap berdasarkan keterangan dari BPPTKG juga.

Terpisah, Sekdes Tlogolele Neigen Achtah Nur Edy Saputra menambahkan, saat ini pemdes mulai membagikan masker kepada warga. Ini sebagai antisipasi menjaga kesehatan utama  pernapasan warga bila kembali terjadi letusan. (jpr)

 

Sumber: radarsolo.jawapos.com

  • Dipublish : 15 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami