Mengupas Strategi Marketing BTS Meal, Pakar: McD Coba Regenerasi Brand

Salah satu pembeli membagikan foto BTS Meals. (Amelia Puspitasari for JawaPos)
Salah satu pembeli membagikan foto BTS Meals. (Amelia Puspitasari for JawaPos)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Perusahaan makanan cepat saji McDonald’s menggandeng grup BTS telah mengeluarkan produk menu baru yakni BTS Meal di Indonesia. Produk tersebut disambut sangat antusias oleh para penggemar BTS dengan menu McNuggets plus dua saus dengan kemasan desain khusus.

Animo masyarakat yang tinggi berdampak pada layanan pesan antar McDonald’s di beberapa wilayah bahkan menimbulkan antrean panjang ojek online yang memakan waktu lama hingga lebih dari dua jam. Pakar Marketing Yuswohady mengatakan, strategi pemasaran yang digunakan oleh McDonald’s adalah strategi pemasaran horizontal yang memanfaatkan target audience dalam hal ini konsumen dengan informasi dari mulut ke mulut.

“Pendekatan horizontal informasi dari mulut ke mulut memanfaatkan BTS dan mereka bikin produk,” ujarnya saat dihubungi oleh JawaPos.com, Kamis (10/6).

Ketika produk tersebut dirilis, lanjutnya, langsung diserbu oleh para penggemar BTS sehingga menimbulkan antrean yang panjang. Produk yang hanya dapat diperoleh melalui pesan antar pun menimbulkan fenomena viral di sosial media.

Yuswohady memaparkan, dampak yang ditimbulkan dari strategi pemasaran tersebut meluas. Mulai dari pendapatan McDonald’s itu sendiri hingga para driver ojek online.

“Karena kan hanya melayani pesan antar, jadi semua kena. McD untung, driver online pendapatannya juga untung. Karena yang antre di gerai kan bukan konsumen tapi driver ojol,” imbuhnya.

Menurutnya, strategi ini dalam jangka panjang dapat diliat sebagai upaya meregenerasi merek. Sebab, perusahaan tersebut tergolong brand tua di Indonesia.

Yuswohady melihat, melalui strategi pemasaran yang memanfaatkan penggemar BTS, perusahaan mencoba menjaring konsumen milenial yang lebih muda. “Bisa berjalan terus pendapatan di bagi antara mcd dan ojol, jadi kuenya merata. Bisnis online delivery bagus ke ojol. Di samping itu ayamnya itu lokal pemasoknya juga tumbuh tapi direct lebih ke ojol,” pungkasnya. (jpc/jm)

  • Dipublish : 10 Juni 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami