Menko Luhut: Seminggu PPKM Kita Rugi Rp5,2 Triliun

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan alasannya memberlakukan tes PCR sebagai syarat penerbangan.

“Karena gini, pergerakan masyarakat yang terlalu besar tanpa ada pemeriksaan tanpa ada pengendalian, sama saja penyakit itu berpindah tempat lebih cepat, Kita mau super hati hati atau kembali lagi PPKM,”ujarnya.

Jika terjadi gelombang ketiga, maka Pemerintah Indonesia pasti akan memberlakukan lagi PPKM Level 4, di mana semua sektor dibatasi yang membuat banyak kerugian.

“PPKM itu satu minggu kita rugi Rp5,2 Triliun,”kata Luhut dalam Podcast Deddy Corbuzier dikutip Fajar.co.id, Rabu (10/11/2021).

Luhut mengatakan, efek PPKM untuk menekan virus harus mengorbankan sebagian besar sektor usaha. Sehingga akan banyak lagi kerugian yang ditimbulkan.

“Karena lapangan kerja yang hilang berapa banyak orang yang ga kerja berapa banyak, itukan harga yang sangat mahal,”tuturnya.

Sehingga, pembatasan dinilai perlu dilakukan demi meredam mobilitas yang tinggi, utamanya dari luar Indonesia. Hal itu menjaga agar kondisi Covid 19 tetap rendah.

“Sekarang kan lumayan baik, kita pelihara dulu deh, Jangan berpikir terus negatif,”bebernya.

Ia menerangkan upaya yang dilakukan sekarang semata-mata hanya untuk masyarakat Indonesia agar kasus tidak meledak lagi dan pertumbuhan ekonomi bisa meningkat.

“Mudah mudahan tidak terjadi lagi Gelombang Ketiga atau keempat. Makanya kita harus berhati-hati, sedikit lebih susah tapi aman,”pungkasnya. (fajar/jm)

  • Dipublish : 10 November 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami