Moeldoko: Jokowi Selalu Ingatkan Menteri untuk Jangan Mau Disuap

Mantan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dikabarkan bakal memiliki jabatan baru di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. (dok JawaPos.com)
Mantan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dikabarkan bakal memiliki jabatan baru di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. (dok JawaPos.com)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JARINGAN MEDIA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengingatkan jajaran menteri kabinet Indonesia Maju dan aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak melakukan praktik korupsi. Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengimbau untuk tidak melakukan korupsi.

“Pada kesempatan yang baik ini saya ingin mengingatkan arahan presiden yang sering disampaikan saat rapat terbatas kabinet, yaitu untuk menciptakan sistem yang menutup celah korupsi. Jangan korupsi apapun atas rakyat. Jangan menyalahgunakan kewenangan, jangan mau disuap. Jangan melakukan,” kata Moeldoko dalam gelaran ‘Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022’ yang digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/4).

Moeldoko menyampaikan, praktik korupsi berdampak pada menyengsarakan rakyat. Menurutnya, hal ini kerap kali diulang-ulang oleh Jokowi dalam rapat terbatas.

“Kalimat ini seringkali diulang-ulang oleh presiden untuk itu harus menjadi perhatian kita semuanya,” tegas Moeldoko.

Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang tak memungkiri, indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia pada 2020 mengalami penurunan hingga tiga poin. Merosot dari 40 menjadi peringkat 37.

“Kita masih menghadapi masalah dalam mengubah persepsi publik terhadap korupsi di pemerintahan,” beber Moeldoko.

Sampai saat ini, praktik pungutan liar dalam perizinan maupun layanan publik dinilai maaih dilakukan oleh oknum di pemerintahan. Hal ini dilakukan oleh seorang yang memang kurang mempunyai nilai integritas.

“Akar masalah perlu diperkuat implementasinya, yang kita capai di tahun 2019-2020 di antaranya sektor perizinan dan tata niaga pelayanan semakin cepat, menghemat waktu lima sampai dengan 14 hari. Karena diterapkannya USS online single,” tandas Moeldoko. (jawapos)

  • Dipublish : 13 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami