Muhammad Hatta Dipecat Gara-gara Pungli AJB Tanah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAROS — Camat Simbang, Muhammad Hatta yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) akta jual beli (AJB) tanah di Kecamatan Simbang dicopot dari jabatannya, Senin, 16 September dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Lapangan Pallantikang Maros.

Akan tetapi, meski telah dicopot sebagai Camat Simbang, ia tetap diberi jabatan sebagai Kepala Bagian Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Maros.

Sementara jabatan Camat Simbang dijabat oleh Bakri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapala Bagian Pembangunan.

Kepala Inspektorat Maros Agustam mengatakan, penggantian Muhammad Hatta oleh Bupati Maros berdasarkan rekomendasi dan hasil pemeriksaan dari Inspektorat.

“Jadi Camat Simbang diganti berdasarkan pertimbangan pemerintahan di Kecamatan Simbang tidak berjalan efektif. Supaya proses pelayanan dan pemerintahan di Simbang tetap berjalan maka dia diganti,” jelasnya.

Sekadar diketahui Rabu, 28 Juli lalu, Camat Simbang Muhammad Hatta selaku Ketua Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) diamankan bersama salah satu staf Kecamatan Simbang, Sofyan yang juga Sekretaris PPATS yang diduga terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan Pungli Akta Jual Beli (AJB) di Kecamatan Simbang.

Sesaat sebelum kejadian, seorang warga yang tengah melakukan pengurusan Akta Jual Beli (AJB) dua bidang tanah senilai Rp115 juta dan Rp81 juta mendatangi kantor Camat Simbang. Kedatangannya diduga untuk menyerahkan sejumlah uang senilai Rp10.801.350. (rin)

 

Sumber; fajar.co.id

  • Dipublish : 16 September 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami