Musim Kemarau, Ratusan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

POLMAN– Dampak musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), kini mulai dirasakan dampaknya. Khususnya petani di Dusun Indumakkombong Timur, Kecamatan Matakali, dimana ratusan hektare areal persawahan terancam gagal panen.

Dari Pantauan Parepos yang berhasil dihimpun dari beberapa petani di Desa tersebut mengatakan , sekira 150 hektare sawah sudah merasakan dampak kemarau. Beberapa hektare lahan tanaman padi petani yang sudah berusia dua bulan, dipastikan akan gagal panen tahun ini bahkan sudah ada yang puso.

Lahude salah satu petani mengatakan, jika dalam waktu sepuluh hari kedepan tidak ada air, atau hujan yang turun maka hampir dapat dipastikan tanaman padi ini akan mati dan petani akan merugi jutaan rupiah.

“Biaya yang dikeluarkan petani pun sudah cukup banyak mulai dari biaya traktor, pupuk dan obat-obatan. Biaya untuk perhektarenya saja ini biasa mencapai lima jutaan untuk satu hektare nya,” katanya, Rabu 31 Juli 2019.

Ia menyampaikan, sebenarnya ada saluran dari wilayah Sekka, Kecamatan Mapilli namun airnya tidak pernah sampai ke wilayah Indomakkombong dan mengairi sawah petani dan ementara sumber air petani didesa ini diambil dari irigasi lakejo yang juga sudah dua bulan terakhir tidak pernah sampai.

Para Petani mengaku sudah melaporkan hal ini ke petugas terkait namun belum ada solusi yang dapat diambil. Warga berharap pemerintah turun tangan memberikan bantuan melalui upaya membuatan sumur bor.(win/ade)

 

Sumber: parepos.fajar.co.id

  • Dipublish : 1 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami