Alhamdulillah, Varian B1617 Belum Ditemukan di Indonesia

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Varian baru B1617 dari virus COVID-19 hingga saat ini belum ditemukan di Indonesia. Varian B1617 ini berasal dari mutasi ganda E484Q dan L452R. Varian baru tersebut pertama kali teridentifikasi di India. Meski begitu, masyarakat Indonesia diminta tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan.

“Hingga saat ini varian B1617 tidak ditemukan pada sampel yang digunakan untuk whole genom sequencing (pengurutan genom virus, Red). Ini sampai 19 April 2021 kemarin belum ditemukan,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito di Jakarta, Selasa (20/4).

BACA JUGA: bkn mulai data pns yang dipindah ke ibu kota baru

Wiku menjelaskan untuk membendung kasus infeksi virus dari luar negeri, Indonesia sudah mengatur pelarangan arus masuk pelaku perjalanan internasional. Baik warga negara asing (WNA) yang memenuhi syarat maupun warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri.

Aturan itu tertuang melalui Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021 yang masih berlaku hingga saat ini.

“SE itu mensyaratkan pelaku perjalanan internasional membawa surat hasil PCR negatif COVID-19 dari negara asal, melakukan tes PCR dua kali, melakukan karantina lima hari di antara dua tes PCR yang dilakukan di dalam negeri,” jelasnya.(rh/fin)

  • Dipublish : 21 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami