Naiknya Kriminalitas di Jakarta Selama PSBB Dampak Dari PHK?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Angka kriminalitas di DKI Jakarta naik hingga 10 persen selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Disaat yang bersamaan, banyak pekerja yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Lantas, apakah ada kaitannya maraknya PHK dengan melonjaknya angka kriminalitas? Polda Metro Jaya memastikan hal itu tidak tepat. Menurut catatan polisi, kebanyakan pelaku kejahatan yang tertangkap adalah para pemain lama. Mereka sudah menjadi langganan penghuni hotel prodeo.

“Ya ini kalau kita melihat dari mereka enggak (berkaitan dengan PHK) kok. Ini mereka (pelaku) kan banyak residivis,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (29/4).

“Mereka (pelaku) kan banyak residivis, mereka keluar penjara di kasus yang sama. Jadi dia mau ada PSBB atau nggak ada PSBB dia maling itu juga sih,” tambahnya.

Yusri menuturkan, meningkatnya aksi kriminalitas saat PSBB didominasi dengan kejahatan jenis pembobolan minimarket. Dari 17 kasus yang terjadi, 13 di antaranya sudah berhasil diselesaikan.

“Ada 20 tersangka, dua MD (meninggal dunia) dan 18 tersangka kita amankan. 18 tersangka ini residivis, sudah keluarnya itu-itu saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana mengungkapkan sejak satu bulan terakhir tingkat kejahatan di wilayah hukum Polda Metro naik 10 persen dibandingkan sebulan sebelumnya.

“Ada beberapa kejadian yang memang dari awal kami perediksi ada peningkatan hasil analisa dan evaluasi ada peningkatan 10 persen kriminalitas,” kata Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (27/4). (jp)

  • Dipublish : 29 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami