ODP di NTB Sudah Mencapai 1.025 Orang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Nusa Tenggara Barat,- Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Nusa Tenggara Barat terus bertambah. Berdasar catatan hingga Kamis  (2/4), sudah mencapai 1.025 orang.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kadiskominfotik) NTB I Gede Putu Aryadi mengatakan, bertambahnya ODP lantaran banyak warga asal daerah setempat yang pulang ke kampung halaman. Secara total, jumlah ODP di NTB mencapai 1.362 orang terdiri atas 337 orang selesai dalam pemantauan dan 1.025 orang masih dalam pemantauan.

”ODP adalah warga yang pulang dari daerah terpapar dan punya gejala ringan seperti batuk, demam, batuk dan lain-lain. Mereka ini wajib mengikuti isolasi mandiri sesuai SOP,” terang I Gede Putu Aryadi seperti dilansir dari Antara pada kamis (2/4).

Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) di NTB, dia menjelaskan, jumlahnya mencapai 62 orang. Terdiri atas 26 orang selesai dalam pengawasan dan 36 masih dalam pengawasan. ”PDP, pasien yang punya riwayat perjalanan ke daerah terpapar atau pernah kontak dengan pasien Covid-19, dan saat ini membutuhkan perawatan karena memiliki keluhan yang mirip dengan gejala Covid-19, sehingga dirawat pada ruang isolasi di rumah sakit,” ujar I Gede Putu Aryadi.

Sementara itu, jumlah positif Covid-19 di NTB sebanyak enam orang. Tiga berada di Kota Mataram dan satu di antaranya meninggal dunia. Selanjutnya, dua orang berasal dari Kabupaten Lombok Timur dan satu lagi berasal dari Kabupaten Sumbawa, sehingga totalnya sebanyak enam orang.

”Lima pasien masih dalam perawatan dan saat ini kondisinya sudah semakin membaik,” ucap Gede Aryadi.

Berdasar kabupaten/kota, jumlah ODP terbanyak tiga besar berada di Kabupaten Lombok Timur sebanyak 463 orang dengan rincian 406 dalam pemantauan dan 57 selesai dalam pengawasan. Kabupaten Bima sebanyak 197 orang, rinciannya 168 masih dalam pemantauan dan 29 selesai dalam pemantauan dan Kota Mataram sebanyak 177 orang dengan rincian 110 dalam pemantauan dan 67 orang selesai dalam pemantauan. (jp)

  • Dipublish : 2 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami