OJK Melakukan Reformasi di Sektor Asuransi, Presiden Joko Widodo Setuju Langkah OJK

Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Kamis (16/1). (Romys Binekasri/ JawaPos.com)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Kamis (16/1). (Romys Binekasri/ JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan mereformasi di sektor jasa keuangan non bank termasuk asuransi dan dana pensiun. Sebab, reformasi di sektor keuangan khususnya perbankan terakhir kali dilakukan pada tahun 2000 hingga 2005.

“Saya setuju oleh ketua OJK bahwa perlu reformasi di bidang keuangan non bank, baik asuransi, dana pesiun dan lain-lain,” ujar Jokowi di Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Kamis (16/1).

Menurutnya, reformasi di sektor industri keuangan non bank dapat menumbuhkan kembali rasa kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan. “Inilah saatnya kita lakukan reformasi. Dulu 2000 sampai 2005 perbankan kita reformasi hasilnya keuangan kita lebih baik, orang percaya pada lembaga keuangan kita. Perbankan juga perlu kita reform baik disisi pengaturan pengawasan maupun permodalan,” tuturnya.

OJK Akui Industri Asuransi Butuh Perhatian Lebih Serius

Jokowi menambahkan, penumbuhan rasa kepercayaan masyarakat terhadap lembaga jasa keuangan sangat penting bagi pertumbuhan perekonomian nasional. “Ini lah saatnya sisi pengaturan, transparansi, laporan dan manajemennya semuanya jangan sampai ada distrust disitu, semua mengganggu ekonomi kita secara umum. Ini dilakukan secepat-cepatnya,” tutupnya. (jp)

 

 

  • Dipublish : 16 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami