Oktober, Proyek Prestisius Sulsel Dimulai

FOTO: IDHAM AMA/FAJAR
FOTO: IDHAM AMA/FAJAR
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAKASSAR — Pemprov menargetkan empat proyek prestisius Pemprov Sulsel sudah groundbreaking, Oktober. Termasuk jalan bebas hambatan di pesisir pantai Makassar-Bulukumba.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, groundbreaking empat megaproyek itu adalah tol Pettarani-Barombong, Barombong-Takalar, Stadion Mattoanging, dan Twin Tower di CPI

Groundbreaking megaproyek ini rencananya akan dilakukan saat Presiden Joko Widodo meresmikan tol layang AP Pettarani. Apalagi, tol tersebut diharap bersambung ke Barombong. Harapan itu ada pada PT Bosowa Marga Nusantara (BMN). Tentunya, sebagai investor yang kembali melanjutkan pembangunannya hingga Barombong.

Mengapa? Sebab, akan ada lagi tol Barombong – Takalar. “Itu sedang kami pikirkan sekarang,” katanya saat meninjau kesiapan Tol Layang Seksi III Ujung Pandang, Rabu, 9 September.

Karena itu, mantan Bupati Bantaeng dua periode ini berharap saat peresmian tersebut juga langsung melakukan peresmian Bandara Buntu Kunik Tana Toraja, Groundbreaking Stadion Mattoanging, dan Twin Tower di CPI.

“Tinggal menunggu kesiapan projects ini. Insyaallah. Dan memang sudah banyak agenda-agenda yang menunggu Pak Presiden. Pertama peresmian jalan tol. Mudah-mudahan juga ikut serta Bandara Toraja dan groundbreaking pembangunan Stadion Mattoanging dan pembangunan Twin Tower, yang Insyaallah pada bulan Oktober,” urainya.

Tol Barombong

Nurdin Abdullah mengapresiasi pembangunan tol layang AP Pettarani. Keberadaannya bakal mengurai kemacetan di Pettarani. “Makanya kami berharap agar segera difungsikan,” katanya.

Ia juga meminta agar selama penyelesaian akses jalur bawah, tol layang bisa menjadi alternatif yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Memangkas volume kendaraan di Jalan AP Pettarani, yang bisa saja mengganggu proses konstruksi.

“Kami sisa menunggu agenda resmi Presiden Joko Widodo untuk peresmian tol layang. Sekaligus, beberapa mega proyek yang diresmikan dan dicanangkan di Sulsel. Direncanakan Oktober mendatang,” katanya.

Terpisah, Dirut BMN Anwar Toha mengaku sudah berbincang dengan gubernur terkait persiapan kelanjutan proyek tol layang. Pihaknya masih mempersiapkan kajian traffic atau kepadatan lalu lintas, khusus untuk jalur Pettarani Barombong.

Konsep awal, lanjutan tol layang akan melintasi Jalan Sultan Alauddin kemudian berbelok ke kawasan Mallengkeri. Lalu terhubung langsung ke kawasan Panciro Barombong. Panjang jalurnya, sekitar delapan kilometer lebih.”Sebetulnya hasil survei awal, traffic-nya bagus. Tetapi, masih akan dikaji lagi. Apalagi kemungkinan kami akan mendirikan perusahaan baru untuk pengembangan jalur itu, karena beban biaya PT BMN sudah sangat besar,” bebernya. (fajar.co.id)

  • Dipublish : 10 September 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami