Okupansi Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Malaysia Meningkat Pesat

Dirjen Kesehatan KKM, Dr Noor Hisham Abdullah, melaporkan penggunaan tempat tidur pasien Covid-19 di ICU telah meningkat dari 96 persen pada 24 Mei 2021 menjadi 104 persen pada 6 Juni 2021. (The Star)
Dirjen Kesehatan KKM, Dr Noor Hisham Abdullah, melaporkan penggunaan tempat tidur pasien Covid-19 di ICU telah meningkat dari 96 persen pada 24 Mei 2021 menjadi 104 persen pada 6 Juni 2021. (The Star)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id — Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan penggunaan tempat tidur pasien Covid-19 di ICU telah meningkat dari 96 persen pada 24 Mei 2021 menjadi 104 persen pada 6 Juni 2021.

“Penggunaan tempat tidur ICU yang melebihi 100 persen ini amat membimbangkan. Tidak semua pasien yang memerlukan perawatan kritis dapat ditempatkan di ICU,” ujar Dirjen Kesehatan KKM, Dr Noor Hisham Abdullah.

Sedangkan penggunaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 bukan ICU di rumah sakit menunjukkan sedikit penurunan dalam tempo dua minggu yaitu dari 99 persen menjadi 89 persen. Begitu juga dengan penggunaan tempat tidur di Pusat Karantina dan Perawatan Covid-19 (PKRC) sebanyak 54 persen.

“Rumah sakit-rumah sakit di seluruh negara sedang berhadapan dengan peningkatan kasus Covid-19 bergejala serius yang memerlukan bantuan oksigen dan bantuan alat pernapasan khususnya di kalangan golongan rentan seperti warga lanjut usia dan pasien yang mengidap lain-lain penyakit (co-morbidity),” katanya.

Pasien-pasien ini, katanya, memerlukan tempo pemulihan yang lama untuk sembuh disebabkan komplikasi yang serius dari infeksi Covid-19. Statistik yang diterima oleh CPRC Kebangsaan menunjukkan rata-rata tempo perawatan adalah di antara 14 hari ke 16 hari hingga 19 hari ke 26 hari.

Dia mengatakan meski terdapat penurunan 2,6 persen kasus mingguan, namun jumlah kasus aktif masih terus meningkat. Pada 8 Juni 2021 jumlah kasus aktif Covid-19 yang masih dalam perawatan dan perhatian adalah sebanyak 82.797 kasus. (jpc/jm)

  • Dipublish : 10 Juni 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami