PA Bukan Jebolan Putri Pariwisata Indonesia 2016

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA,- Kasus prostitusi online yang menjerat publik figur kembali bikin heboh publik. PA, yang diamankan Polda Jawa Timur pada Jumat (25/10) malam, menegaskan dirinya bukan jebolan atau pemenang Putri Pariwisata Indonesia 2016, namun hanya sebagai finalis saja.

“Saya sudah melihatnya di mana-mana. Tetapi yang ingin saya sampaikan adalah, saya melihat beberapa dari title berita yang tidak sesuai tentang siapa saya,” ujarnya, Minggu (27/10).

PA kembali menegaskan, bahwa dirinya tidak mengikuti ajang Putri Indonesia seperti berita yang tersebar di media. “Itu sangat salah karena saya tidak pernah mengikuti ajang Putri Indonesia, dan tidak pernah menjadi bagian dari Putri Indonesia,” ucap dia. “Saya cuma finalis saja,” imbuh dia.

Setelah dirinya mengklarifikasi berita yang beredar salah, dia berharap media untuk tidak mengkaitkan namanya dengan Putri Indonesia.

“Selain itu, saya juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada beberapa pihak yang telah tercoreng namanya, nama baiknya yang merupakan pihak yang sangat besar yang saya juga pernah turut aktif di sana,” pinta dia.

Soal pekerjaan, PA menyatakan bahwa dirinya memiliki pekerjaan yang wajar seperti orang pada umumnya, bahkan dirinya memiliki bisnis bersama teman-temannya.

“Saya bekerja sewajarnya, saya juga bekerja di beberapa perusahaan. Saya juga mempunyai project dan bisnis bersama teman-teman. Dan saya juga freelance,” ungkap dia.

Dia juga tidak lupa mengucapkan permohonan maaf kepada keluarga dan orang-orang dekatnya soal berita yang mengecewakan tentang dirinya.

“Dan sekali lagi saya mohon maaf kepada semua pihak yang telah merasa sangat kecewa dan pastinya sangat mengecewakan dengan berita-berita yang sudah tersebar luas di luar sana,” ucap dia.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera memastikan bahwa tertangkapnya PA melibatkan artis lainnya. Namun pihaknya belum bisa mengungkapkan karena masih menunggu penyidikan.

“Ada pemesan yang kita tidak usah menyebutkan namanya pelakunya baru satu pengembangan. Nantilah, masih belum gelar perkara,” kata Komber Frans Barung Mangera, kemarin (26/10).

Polisi berjanji akan memberikan berita update perihal kasus PA. Namun saat ini masih tahap pengembangan. “Pasti itu, kemungkinan tapi tunggu kemungkinan hasil gelar perkara pengembangan hasil lain, kita akan update seperti hasil-hasil yang lalu, pastilah itu,” kata dia.

Sebelumnya, polisi menangkap PA di sebuah hotel di Batu, Jawa Timur bersama seorang pria hidung belang dan satu mucikari berinisial J. Dalam penggerebekan itu polisi mengamankan uang sebesar Rp13 juta.

Sekadar informasi, terkait kasus protitusi online yang melibatkan publik figur atau dari kalanganan selebritis adalah Vanessa Angel. Dia ditangkap di sebuah hotel di Surabaya pada 5 Januari 2019. Mantan kekasih Didi Soekarno itu dikabarkan bertarif Rp80 juta sekali kencan.

Ada juga model cantik, Amel Alvi diungkapkan Robby Abbas juga berkecimpung dalalam prostitusi online. Amel Alvi dikabarkan beberapa kali melayani pria hidung belang.

Tahun 2015, publik heboh terkait penangkapan Nikita Mirzani dugaan kasus prostitusi online. Janda tiga anak itu disebut memasang tarif mencapai Rp65 juta sekali kencan. Namun dia membela diri bahwa dijebak dan tidak menerima uang sebesar itu.

Sementara itu, ada juga aktris Puty Revita yang ditangkap di Hotel Kempiski, Jakarta Pusat karena diduga terlibat prostitusi online pada 2015 silam.(din/fin)

  • Dipublish : 28 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami