Pajak Tak Maksimal, Iqbal Ancam Tutup Pasar Segar

Suasana Pasar Segar Panakkukang selalu ramai di kunjungi warga.
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAKASSAR— Polemik pengelolaan Pasar Segar masih terus bergulir. Pemkot Makassar bakal menutup sementara jika tidak mendapatkan titik temu.

Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengaku masih mempelajari masalah pengelolaan Pasar Segar. Lokasi pasar segar merupakan fasilitas umum milik (fasum) milik pemkot.

“Tidak mungkin keluarkan izin jika melanggar. Masih sementara kita bahas terus dengan tim pengeloaan aset,” kata Iqbal, Jumat 2 Agustus.

Iqbal menyatakan tidak menutup kemungkinan Pasar Segar akan ditutup sementara jika memang tidak ada niat baik dari pengelola Pasar Segar. Pasalnya, lahan tersebut dikomersilkan tanpa memberikan setoran ke pemerintah sebagai pemilik lahan.

“Akan mengarah ke situ (tutup sementara). Jika misalnya langkah persuasif tidak ditanggapi, kami tentunya akan menempuh jalur hukum yang lebih keras lagi,” tegasnya.

Ia menyatakan jika ada yang memakai aset daerah, terutama untuk tujuan komersial, tentunya merugikan negara. Terkait pengembalian lahan Pasar Segar, Iqbal mengungkapkan semuanya masih dalam tahap pembicaraan. “Kami masih terus pelajari status alas hak dari tanah di Pasar Segar tersebut,” paparnya.

Iqbal berjanji segera memanggil dan bertemu dengan pengembang kawasan Pasar Segar untuk membahas pengeloaan Pasar Segar ke depan.

Ia menyatakan akan mengarahkan opsi terutama kontrak atau setoran atas penyewaan lahan fasum dan fasos tersebut oleh pengelola.

“Kita akan coba buat kontrak baru, kontrak per bulan berapa dan setahun berapa,” paparnya.

Iqbal menegaskan pemkot mendukung dunia usaha utamanya dalam mendorong perekonomian yang harus terakomodasi. Namun semua harus berlandasarkan aturan yang berlaku.

Sementara itu anggota DPRD Makassar, Susunan Halim menegaskan pemkot perlu mengambil sikap yang tegas terkait penggunaan aset pemkot tanpa izin tersebut.

“Kalau sudah jelas melanggar, mendirikan usaha dengan memakai fasum tanpa izin pemerintah. Pemkot harus tegas,” tegasnya.

Dia mendesak untuk menutup sementara aktivitas jual beli di Pasar Segar hingga ada keputusan jelas dari Pemkot Makassar. (abd/rif)

 

Sumber: fajar.co.id

  • Dipublish : 3 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami