Pangeran MBS Siap Beli MU

Pixabay
Pixabay
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

LONDON – Gelontoran dana segar bakal membanjiri Liga Premier. Kali ini datang dari Keluarga Kerajaan Arab Saudi. Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) dikabarkan siap mengakuisisi Manchester United dari Keluarga Glazer.

Dilansir dari The Sun, Putra Mahkota Arab Saudi itu telah menyiapkan 4 miliar dolar AS atau Rp56 triliun.Penjajakan upaya akuisisi sebenarnya telah dimulai sejak Juli lalu.

Beberapa minggu ke depan, Pangeran MBS bakal bertemu dengan pemilik United, Joel dan Avram Glazer di Riyadh saat forum internasional ekonomi berlangsung di sana.

Jika ini menjadi kenyataan, Setan Merah akan menjadi klub ke empat yang dimiliki para taipan Arab. Diketahui, Pangeran MBS telah melakukan penawaran sebanyak dua kali. Sayangnya, kasus pembunuhan Jamal Khasoggi di Turki yang dikait-kaitkan dengan Pangeran MBS membuat pembelian ini terhalang sementara waktu.

Diketahui, selama 14 tahun MU telah dibeli oleh Keluarga Glazer. Tahun 2005, 790 juta dolar AS digelontorkan Glazer untuk mengakuisisi Setan Merah. Sayangnya, pembelian dibeli lewat utang bank yang membuat MU kembali menggangsur kredit pinjamannya hingga sekarang.

Selain membeli MU, Pangeran MBS pun membawa sponsor Saudi Telecom. Jika pembelian berjalan sukses, maka rivalitas United dan Manchester City bakal makin panas mengingat City saat ini dikuasai Pangeran UEA, Sheikh Mansour yang juga berasal dari Timur Tengah. (Selengkapnya lihat infografis)

Dilansir dailymail, pada transfer musim panas tahun depan, MU telah menyiapkan 300 juta poundsterling atau Rp5,5 triliun. Ini merupakan dana simpanan Setan Merah untuk mengsmbalikan performa skuadnya.

Striker Lyon Moussa Dembele dan playmaker Leicester City James Maddison menjadi target pembelian MU. Termasuk, Gelandang Atletico Madrid Saul Niguez juga telah dipantau radar Old Trafford.

Juru taktik Mu Ole Gunnar Solskjaer tengah mendorong para pemainnya untuk kembali ke tren positif dan memperbaiki klasemsen.

” Mungkin pemain muda ingin bermain aman tetapi Anda harus mengambil risiko di klub ini, Anda tidak bisa bermain aman. Salah satu filosofi besar saya adalah Anda menyerang dengan cepat,” ujarnya.

(fin/tgr)

  • Dipublish : 21 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami