Pantau Kesiapan MotoGP, Sandiaga: Sudah Sesuai Rencana

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno (tengah) didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah (kanan) dan Direktur ITDC Abdulbar M Mansoer (kiri) mengunjungi sirkuit MotoGP Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (6/5/2021). Foto: ANTARA/Diskominfotik NTB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno (tengah) didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah (kanan) dan Direktur ITDC Abdulbar M Mansoer (kiri) mengunjungi sirkuit MotoGP Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (6/5/2021). Foto: ANTARA/Diskominfotik NTB
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meninjau pembangunan Sirkuit Internasional Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (6/5/2021).

Dalam kunjungan ini, Sandiaga menyerukan pesan optimisme atas pemulihan ekonomi nasional yang bertumpu pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, salah satunya melalui pembangunan sirkuit Mandalika dan event MotoGP yang akan digelar di sirkuit tersebut.

“Ekonomi Indonesia segera pulih, karena MotoGP Mandalika jadi event kelas dunia,” kata Sandiaga. Dipaparkan Sandiaga, pembangunan sirkuit sepanjang empat kilometer itu sesuai rencana, sehingga diyakininya seluruh proses pembangunan dapat segera rampung pada Juli 2021 mendatang.

“Tadi saya sudah muter dan memastikan empat kilometer sudah nyambung dan lapisan (aspal) pertama sudah selesai, rencananya Juli dirampungkan untuk semuanya, tanah semuanya sudah dilengkapi dengan proses ganti untung dan ganti rugi,” ungkap Sandiaga. Sandiaga menyebutkan proses penggantian lahan sirkuit internasional Mandalika sudah sesuai ketentuan.

Lihat Pria yang akrab disapa Mas Menteri ini mengatakan pihaknya sudah membayarkan ganti untung lahan milik warga yang dibebaskan, termasuk lahan enklave yaitu tanah dalam suatu kawasan masih dikuasai orang lain.

Lebih lanjut dijelaskan, lahan penetapan lokasi 2 Sirkuit Mandalika akan menjadi bagian dari jalan kawasan khusus yang akan digunakan untuk lokasi seri balap. Namun, setelah seri balap rampung, infrastruktur dasar itu dapat digunakan masyarakat, sekaligus sebagai fasilitas penunjang pelaksanaan MotoGP dan World Super Bike.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak termasuk Gubernur NTB dan pemerintah daerah. Kemenparekraf sudah membayarkan kepada warga masyarakat pemilik lahan enklave.

Dengan dukungan Lembaga Manajemen Aset Negara, kami sudah membayar untuk 29 bidang lahan dengan luas lahan 6,5 hektar,” kata Sandiaga.(jpnn/jm)

  • Dipublish : 8 Mei 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami