Pasca Diserang KKB, Pangdam Pastikan Kondisi di Papua Barat kondusif

Ilustrasi. Personel gabungan TNI-Polri ketika terlibat baku tembak dengan KKB di Intan Jaya, Papua. Foto: ANTARA /HO-Humas Polda Papua
Ilustrasi. Personel gabungan TNI-Polri ketika terlibat baku tembak dengan KKB di Intan Jaya, Papua. Foto: ANTARA /HO-Humas Polda Papua
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id – Kodam XVIII/Kasuari memastikan kondisi di Kampung Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. TNI memastikan tidak ada lagi penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Saya menyampaikan bahwa situasi di wilayah Kampung Aifat itu dalam keadaan tenang di sana,” kata Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa kepada wartawan, Jumat (3/9).

Atas dasar itu, Cantiasa meminta kepada masyarakat agar tetap tenang. Aparat juga akan terus memburu para pelaku.

“Saya sampaikan juga kepada seluruh masyarakat Aifat khususnya, dan masyarakat Papua Barat pada umumnya, tetap tenang. Saya selaku Pangdam XVIII Kasuari akan menjamin keamanan wilayah Provinsi Papua Barat,” jelasya.

Sebelumnya, Pos Koramil Kisor, Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat diserang oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada dini hari tadi, Kamis (2/9) sekitar pukul 04.00 WIT. Penyerangan berlangsung sporadis hingga menyebabkan korban tewas.

“Diduga dilakukan kelompok KST atau Kelompok Separatis Teroris dengan menggunakan senjata tajam parang,” kata Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Cantiasa menyampaikan, 4 prajuritnya dipastikan gugur akibat peristiwa ini. Mereka tewas setelah mendapat luka senjata tajam dari kelompok sparatis.

“Anggota kami 4 orang gugur kemudian 2 orang luka bacok, kemudian 5 orang dalam keadaan aman dan selamat,” imbuhnya. (jpc/jm)

  • Dipublish : 3 September 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami