Pasca Kekacauan Kongres V PAN, Zulkifli Hasan Minta Maaf ke ke Mulfachri Harahap

Bentrok masa saat Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/02/2020). Zulkifli Hasan terpilih kembali menjadi Ketua Umum Partai Amanat Nasional Periode 2020-2025. (Hendra Eka/Jawa Pos)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KENDARI,- Di Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menang dari dua rivalnya, Mulfachri Harahap dan Drajad Wibowo. Kemenangan ini pun mematahkan mitos bahwa Ketua Umum PAN hanya menang satu periode.

Zulkifli Hasan dalam sambutannya mengatakan, kemenangan ini adalah awal perjuangannya. Dia menyebut, setelah sempat ada ‘kekacauan’, maka kini tiba saatnya untuk bersatu kembali.

“Kalau kata Pak Amien Rais (Ketua Dewan Kehormatan PAN), kongres ibarat smack down. Kadang banting-bantingan setelah itu ayo bersatu kembali membangun partai,” ujar Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2).

Wakil Ketua MPR ini juga meminta maaf atas adanya insiden kerusuhan yang terjadi di arena Kongres V partai berlogo matahari ini. Dia juga meminta maaf kepada Mulfachri Harahap, pesaingnya di pemilihan ketua umum PAN.

“Sahabat saya Mulfachri Harahap memang keras, tapi hatinya baik. Kalau ada gesekan-gesekan kami yang bersalah di hadapan teman-teman, saya meminta maaf,” katanya.

Zulhas berujar kemenangan dirinya ini bukanlah apa-apa tanpa suara dari kader-kader PAN di seluruh Indonesia. Dia juga memastikan, ‎PAN akan tetap solid meski telah terjadi peristiwa kerusuhan tersebut.

Kongres PAN di Kendari Ricuh, Dua Kubu Nyaris Adu Jotos

“Tentu ini kemenangan Partai Amanat Nasional. Apalah Zulkifli Hasan seorang diri tentu tidak bisa berbuat apa-apa. Ini perjuangan kawan-kawan, senior-senior semua,” ungkapnya.

Diketahui‎ Zulhas terpilih menjadi Ketua Umum PAN melalui mekanisme voting. Dia mengungguli dua rivalnya, yaitu Mulfachri Harahap dan Drajad Wibowo.

 

Baku Hantam di Kongres PAN, Kaca Hotel Pecah, Peserta Luka-luka

Zulhas mendapatkan 331 suara, Mulfachri Harahap mendapatkan 225 suara, sedangkan Drajad Wibowo mendapatkan enam suara. Suara tidak sah berjumlah tiga suara. Total suara dalam hajatan akbar ini berjumlah 565 suara.

Mulanya, calon wakil ketua umum PAN berjumlah empat orang. Namun seiring berjalannya Kongres V PAN, Asman Abnur menyatakan mengundurkan diri. (jp/jm)

  • Dipublish : 12 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami