Pasca Kerusuhan di Rutan Kebanjahe, Polisi Tetapkan 20 Napi Sebagai Tersangka

Kerusuhan napi mengakibatkan kebakaran di Rutan Kabanjahe (Dok Pojok Sumut/JPG)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Pihak kepolisian menetapkan sebanyak 20 orang narapidana sebagai tersangka dalam kerusuhan yang terjadi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Ihwal adanya hal ini dikatakan Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Hutajulu

“Sudah 20 napi sudah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Tanah Karo,” kata Benny Hutajulu saat dikonfirmasi, Kamis (13/2).

Usai menetapkan tersangka, kata Benny, saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan terkait dengan kerusuhan tersebut.

“Sementara untuk situasi rutan sudah kondusif,” ujarnya.

Terkait kasus ini, sebelumnya Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, para napi yang ditetapkan sebagai tersangka kerusuhan dijerat dengan Pasal 170 KUHP.

“Tokoh-tokoh itu yang melakukan kekerasan terhadap barang dan orang dan merusak barang terhadap orang kami tuduhkan Pasal 170 (KUHP),” ujarnya.

Sebelumnya peristiwa kericuhan yang disertai pembakaran dan perusakan oleh napi ini terjadi para Rabu (12/2) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, sebanyak 410 narapidana terpaksa dievakuasi.

Oleh petugas, sebagian besar napi kini dipindahkan ke lapas yang ada di Medan, Humbahas, Sidikalang, dan Binjai. Sementara 142 Napi lainnya masih akan menempati 3 sel tahanan di Rutan kelas II B Kabanjahe karena masih harus menjalani persidangan. (jp/jm)

  • Dipublish : 13 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami