Pasca Konflik di Pulau Adonara, Ratusan Anggota Polri-TNI Siaga

Personel polisi lakukan pengamanan di Desa Sandosi, Adonara, Flores Timur. Foto: Antara
Personel polisi lakukan pengamanan di Desa Sandosi, Adonara, Flores Timur. Foto: Antara
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

KUPANG,– Ratusan personel Polri dan TNI dikirim ke Desa Sandosi, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Flores Timur, NTT, untuk mengamankan situasi pasca konflik perang antar warga dari dua suku di daerah itu.

“Ratusan personel BKO dari berbagai daerah seperti Lembata, Sikka, dan dari Polda NTT diterjunkan untuk menjaga situasi kamtibmas di Sandosi,” kata Kapolres Flores Timur AKBP Deny Abraham dilansir Antara, Jumat.

Deny mengatakan, para personel yang melakukan pengamanan di lapangan saat ini terdiri dari aparat kepolisian dari Polres Flores Timur dan jajaran Polsek sebanyak 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) berjumlah sekitar 100 orang.

Sementara personel polisi BKO dari daerah lain di antaranya Kabupaten Lembata sebanyak 1 SST (Satuan Setingkat Peleton) berjumlah 30 orang, Kabupaten Sikka 1 SST, Dalmas Polda NTT 1 SST, serta personel Brimob dari Sikka 1 SKK.

Bantuan pengamanan situasi juga dilakukan personel TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) setempat sebanyak 1 SST.

Sebelumnya, Deny menjelaskan, pihaknya bersama personel TNI berupaya pengamanan dan meredam konflik pada siang hari setelah peristiwa perang tanding antarawarga terjadi pada Kamis (5/3) pagi.

“Personel langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan identifikasi serta pengamanan dan upaya evakuasi korban yang tewas,” katanya.

Perang antarsuku ini menewaskan enam orang. (atr/jpnn/jm)

 

  • Dipublish : 6 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami