Pasien Positif Covid-19 di Surabaya Kembali Meningkat

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

SURABAYA,– Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur mencatat, jumlah pasien positif di Kota Surabaya kembali meningkat. Yakni, sebanyak 60 orang per Selasa pukul 17.00 WIB.

”Khusus Kota Surabaya tambahannya masih tinggi. Kalau Senin (18/5) sebanyak 50 orang, Selasa (19/5) mencapai 60 orang,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seperti dilansir dari Antara di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Selasa (19/5) malam.

Dengan tambahan tersebut di Surabaya, jumlah pasien yang terinfeksi positif virus korona jenis baru itu total mencapai 1.169 orang. Sedangkan, berdasar data yang masuk ke Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur, total pasien terkonfirmasi positif mencapai 2.372 orang.

”Kembali saya mengingatkan kepada masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah dengan cara tidak keluar rumah, kecuali ada kepentingan mendesak,” ujar Khofifah.

Selain itu, kata dia, pola hidup bersih dan sehat juga tidak boleh diabaikan, seperti cuci tangan dengan air mengalir, menggunakan masker, hindari kerumunan, hingga penerapan jaga jarak sosial dan fisik.

Setelah Kota Surabaya, lanjut Khofifah, tambahan kasus baru positif Covid-19, yakni enam orang dari Sampang, lima orang dari Sidoarjo, dan tiga orang dari Kabupaten Mojokerto. Berikutnya, masing-masing dua orang dari Kabupaten Malang, Bangkalan, Lamongan, dan Bojonegoro, serta masing-masing satu orang dari Pamekasan, Jombang, Kabupaten Kediri, Bondowoso, Kota Mojokerto, Ponorogo, Kabupaten Blitar, Kota Kediri, serta Tuban.

Sementara itu, terkait dengan pasien sembuh dari infeksi virus korona di Jatim, menurut gubernur, saat ini mencapai 387 orang (16,32 persen) atau bertambah 12 orang. Pasien sembuh masing-masing dua orang asal Nganjuk, Bojonegoro, dan Surabaya. Kemudian masing-masing satu orang asal Lumajang, Jember, Ponorogo, Bangkalan, Tuban, serta Situbondo.

”Untuk kasus meninggal dunia karena Covid-19 di Jatim hingga saat ini tercatat 230 orang (9,70 persen) atau bertambah enam orang, yang seluruhnya asal Surabaya,” ujar Khofifah.

Dia menambahkan, warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim 5.198 orang atau bertambah dari data sehari sebelumnya 5.014 orang. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 22.985 orang atau meningkat dari sehari sebelumnya 22.859 orang. (jp)

  • Dipublish : 20 Mei 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami