Pasien Virus Corona di Indonesia Jadi 19 Orang

FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.
FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA– Pasien positif virus corona di Indonesia kini bertambah menjadi 19 orang pada Senin (9/3). “Hari ini jumlah kasus yang terkontaminasi positif (corona) sebanyak 19,” kata juru bicara pemerintah khusus penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (9/3).

Jumlah sebelumnya, sebanyak 6 orang. Yurianto mengatakan, pasien yang ke-07 virus ini, berasal dari seorang wanita berusia 59 tahun yang memiliki gejala batuk, flu dan demam. Namun begitu, Yurianto menegaskan, pasien tersebut dalam kondisi stabil.

“Kondisi sakit ringan sedang, stabil. Ini imported case. Beliau baru kembali dari luar negeri dan beberapa saat menunjukkan gejala-gejala seperti itu. Kemudian dilakukan pemeriksaan, kemudian diperiksa dengan genome sequencing 4 hari lalu. Hasilnya positif. Sebagai kasus 07,” kata Yurianto

Selanjutnya, dijelaskan pasien ke-08 pria berumur 56 tahun terjangkit dari pasien 07. Sebab keduanya merupakan pasangan suami Istri. Kondisinya kini menggunakan beberapa peralatan infus oksigen mengingat sebelum kontak dengan 07, penderita 08 ini sakit duluan tapi bukan Covid.

Kasus 09 yakni Perempuan 55 tahun. Kondisi sekarang nampak sakit ringan sedang, tanpa ada penyakit lain sebelumnya. Pasien ini juga imported case. Bukan bagian dari klaster manapun. Datang dari LN.

Pasien 10 adalah laki-laki 29 tahun (WNA). Nampak dalam kondisi sakit ringan sedang. Ini adalah bagian dari tracing kita atas kasus 01.

Kemudian Identifikasi pasien 11 (WNA) merupakan Perempuan 54 tahun. Kondisi nampak sakit ringan sedang. Ini juga bagian tracing kontak kasus 01.

Kasus dengan identifikasi 12 yakni laki-laki berusia 31 tahun. Sakit ringan sedang. Juga hasil tracing kasus 01.

Pasien identifikasi nomor 13 yakni Perempuan 16 tahun. Ini juga tracing dari sub klaster pasien no 03.

Pasien nomor 14 adalah laki-laki 50 tahun. Dia terjangkit di luar negeri atau imported case. Pasien 15 juga imported case dengan usia 43 tahun dan berjenis kelamin perempuan.

Pasien nomor 16 positif adalah perempuan dengan usia 17 tahun yang masih terkait dengan pasien nomor 15.

Tiga pasien lainnya, kasus 17 ( laki-laki 56 tahun), kasus 18 (laki-laki 55 tahun), dan kasus 19 (laki-laki 40 tahun) merupakan pasien yang dikategorikan sebagai imported case.

Selanjutnya masyarakat diminta tenang dan tidak panik. “Masyarakat diminta tetap tenang karena kecenderungan penyakit ini secara klinis tidak seperti yang kita bayangkan seperti di Wuhan,” kata Yuri.

“Karena kita sudah laporkan kasus positif di RS, sepenuhnya mandiri, tidak ada yang menggunakan oksigen, infus, dan bisa melakukan perawatan sendiri,” pungkas dia. (fin)

  • Dipublish : 10 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami