Pegawai Kemenkeu Duduki Kursi Kabag Perbendaharaan KPK

pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, Hari ini (24/2) pimpinan KPK melantik Mohammad Ibnusoim sebagai Kabag Perbendaharaan KPK. Pelantikan ini dilakukan setelah proses mutasi dari kementerian keuangan selesai. (dok JawaPos.com)
pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, Hari ini (24/2) pimpinan KPK melantik Mohammad Ibnusoim sebagai Kabag Perbendaharaan KPK. Pelantikan ini dilakukan setelah proses mutasi dari kementerian keuangan selesai. (dok JawaPos.com)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Pimpinan KPK melantik Mohammad Ibnusoim sebagai Kepala Bagian Perbendaharaan KPK. Dia merupakan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dimutasi menjadi pejabat di lembaga antirasuah.

“Hari ini (24/2) pimpinan KPK melantik Mohammad Ibnusoim sebagai Kabag Perbendaharaan KPK. Pelantikan ini dilakukan setelah proses mutasi dari kementerian keuangan selesai,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya.

Pelantikan itu dipimpin oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Mohammad Ibnusoim menjabat sebagai Kabag Perbendaharaan KPK setelah melalui tahapan seleksi.

“Lulus menduduki jabatan eselon III bersama pejabat struktural eselon III lainnya yang lebih dahulu telah dilantik,” ucap Ali.

Selain itu, pimpinan KPK juga akan melantik 11 orang jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Agung dan delapan penyidik KPK dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Pelantikan akan dilakukan setelah lulus mengikuti pendidikan pembentukan Penyidik KPK yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pusat Edukasi Anti Korupsi KPK,” beber Ali.

Ali mengharapkan bergabungnya belasan orang tersebut biaa memperkuat kinerja KPK. Khususnya dalam hal pemberantasan korupsi.

“Bergabungnya 19 orang pegawai pada Kedeputian Penindakan KPK ini diharapkan mampu mempercepat penuntasan perkara yang saat ini sedang ditangani KPK,” pungkas Ali.

Sebelumnya, Deputi Penindakan KPK Karyoto menyampaikan, lembaga antirasuah membutuhkan 100 personel untuk memperkuat bidang penindakan. KPK akan memprioritaskan untuk bagian penyidikan dan penuntutan.

“Penambahan 100 personel itu diperuntukkan bisa untuk misalnya spesialis asset tracing, koordinator wilayah (korwil), penyidik maupun penyelidik, dan penuntut,” ujar Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (22/10). (jawapos.com)

  • Dipublish : 24 Februari 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami