Pelajar Dibayar Rp 40 Ribu Untuk Ikut Aksi, 5 Positif Narkoba

Massa melempari batu ke arah aparat yang menjaga area gedung DPR/MPR. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Massa melempari batu ke arah aparat yang menjaga area gedung DPR/MPR. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Ratusan oknum pelajar yang akan mengikuti unjuk rasa di sekitar gedung DPR RI Senayan, Jakartapada Senin (30/9) kemarin diamankan polisi. Saat dilakukan pemeriksaan, mereka mengaku mendapat bayaran Rp 40 ribu untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Betul (dibayar Rp 40 ribu, Red). Diamakan 114 orang,” ucap Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto saat dikonfirmasi, Selasa (1/10).

Meski begitu, Budhi menyampaikan belum mengetahui oknum yang membayar para pelajar ini. Saat ini polisi masih melakukan pendalaman guna mengungkap faktanya. “Masih diselidiki (donaturnya, Red),” katanya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga telah melakukan tes urine kepada para pelajar yang ditangkap. Hasilnya, lima orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika.

“Ada yang positif ganja dan sabu,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Saat ini, Kepolisian masih terus mendata jumlah pelajar yang diamankan terkait kerusuhan tersebut. Hingga Selasa dini hari, tercatat sudah 519 orang yang diamankan. Mereka terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan pekerja.

Ratusan pelajar ini ditangani oleh tiga direktorat berbeda. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) menangani 163 orang, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) 70 orang, dan Direktorat Narkoba 82 orang.

“Kalau untuk di Polres Jakarta Utara ada 36 orang. Jakpus ada 11 orang dan Jakbar ada 157 orang,” pungkas Argo.

Sebelumnya, kelompok demonstran yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan buruh menggelar unjuk rasa di depan gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (30/9). Demo yang semula berjalan damai, akhirnya kembali berujung rusuh. Kerusuhan mulai bisa dikendalikan sekitar pukul 22.00. Massa di sejumlah titik seperti Jalan Gatot Subroto, Pejompongan, dan Senayan perlahan berhasil dibubarkan. (jp)

  • Dipublish : 1 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami