Pelayanan KJRI di Hong Kong Ditutup

FOTO: ANTHONY WALLACE/AFP KEMBALI TURUN KE JALAN: Para pengunjuk rasa berbaris menentang RUU ekstradisi yang kontroversial di Hong Kong kemarin (21/7). Gejolal ini belum juga reda hingga akhirnya membuat pusat keuangan melemah, dipicu konflik yang tak berkesudahan. Aksi-aksi ini meningkat atas pemerintahan Beijing.
FOTO: ANTHONY WALLACE/AFP KEMBALI TURUN KE JALAN: Para pengunjuk rasa berbaris menentang RUU ekstradisi yang kontroversial di Hong Kong kemarin (21/7). Gejolal ini belum juga reda hingga akhirnya membuat pusat keuangan melemah, dipicu konflik yang tak berkesudahan. Aksi-aksi ini meningkat atas pemerintahan Beijing.
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BEIJING – Akibat buruknya cuaca disertai datangnya badai tropis, kantor pelayanan Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Hong Kong memutuskan, untuk menutup semua aktifitas pelayanan sementara waktu.

“Semua pelayanan di KJRI Hong Kong dan Makau diliburkan dengan mengacu pengumuman pemerintah setempat,” demikian bunyi pengumuman KJRI di Beijing, Cina, Rabu (31/7)

KJRI Hong Kong juga mengimbau, kepada seluruh warga negara Indonesia di Hong Kong dan Makau agar tetap waspada dan berhati-hati.

“Ikuti petunjuk dan peraturan pemerintah Hong Kong,” imbau KJRI Hong Kong dalam surat pengumuman berlatar belakang warna merah itu.

Pelayanan KJRI Hong Kong akan dibuka kembali begitu cuaca kembali normal.

Sebelumnya, Observatorium Hong Kong (HKO) pada Rabu pukul 17.45 waktu setempat (16.45 WIB) mengeluarkan pengumuman kewaspadaan tentang badai tropis yang diperkirakan telah mencapai level VIII. Angin berkecepatan 63 kilometer per jam itu diperkirakan bergerak dari arah timurlaut.

Kemudian pada pukul 18.00, badai tropis Wipha terpusat di sekitar 310 kilometer sebelah selatan-baratdaya Hong Kong dan diperkirakan bergerak menuju baratdaya atau barat-baratdaya hingga sekitar wilayah barat Provinsi Guangdong, Cina, dengan kecapatan 15 kilometer per jam.

Menurut catatan perkiraan cuaca terkini, Wipha mendekati wilayah Hong Kong selama beberapa jam. Badai level VIII itu diperkirakan masih akan terus berlangusung hingga malam ini. Hujan deras bakal mengiringi badai tersebut.

Beberapa jam yang lalu, kecepatan angin di Pantai Cheung Chau, Tate’s Cairn, dan Cheung Chau dari 83, 74, dan 69 kilometer per jam bergerak hingga 112, 109, dan 97 kilometer per jam, sebagaimana pemantauan HKO.

HKO juga mengimbau, masyarakat setempat untuk menutup rapat-rapat jendela dan pintu rumah, memarkir kendaraan di tempat yang aman, mematikan lampu neon, dan selalu memantau siaran radio dan televisi tentang informasi perkembangan cuaca. (der/rts/fin)

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 1 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami