Pemadaman Lampu Jalan dan Taman Kota Efektif Tekan Kerumunan

SEPI: Kawasan Malioboro saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja mencatat penurunan volume kendaraan hingga 39 persen. (DOK. DWI AGUS/RADAR JOGJA)
SEPI: Kawasan Malioboro saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja mencatat penurunan volume kendaraan hingga 39 persen. (DOK. DWI AGUS/RADAR JOGJA)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id– Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kota Jogja akan dimatikan. Langkah ini untuk mengoptimalkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Konsep utamanya adalah agar tak ada kerumunan di sejumlah ruang publik.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi menuturkan, kebijakan ini merupakan lanjutan dari pemadaman lampu PJU kawasan Malioboro. Hasilnya kerumunan di titik tersebut berkurang drastis. Selain adanya penutupan sejumlah ruas menuju pusat kota tersebut.

BACA JUGA: Dokter Lois Akui Pendapatnya Hanya Opini Pribadi Tanpa Riset

“Selain menutup sejumlah ruas jalan selama 24 jam juga mematikan sejumlah lampu taman di kota. Terutama di kawasa. Jalan Diponegoro dan Jalan Suroto. Kami matikan untuk mengurangi aktivitas,” jelasnya seperti dikutip Radar Jogja saat ditemui usai peninjauan vaksinasi di GL Zoo, Selasa (13/7).

Kebijakan ini telah dirapatkan di tingkat jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda). Hasilnya sepakat untuk penerapan kebijakan tersebut. Selain ruang publik, kebijakan ini juga menyasar kawasan perkantoran.

Walau begitu, Heroe menjamin keamanan tetap terjaga. Pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran Polri dan TNI. Guna melakukan patroli ke sejumlah titik di Kota Jogja.

Selain itu Heroe juga meminta warga mengoptimalkan penjagaan di pintu kampung. Selain itu juga membatasi akses masuk. Tujuannya untuk menekan mobilitas selama PPKM Darurat. “Untuk keamanan ada teman-teman di wilayah bersama kepolisian dan TNI yang turut berjaga. Posko RT lalu membatasi akses jalan. Satu atau dua jalan saja agar mudah mengawasi,” ujarnya. (jpc/jm)

 

  • Dipublish : 14 Juli 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami