Pembuat KRI Nanggala-402 di Jerman Tawarkan Bantuan Teknis dan SAR

Foto: Instagram marinir_laut
Foto: Instagram marinir_laut
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JARINGAN MEDIA – KRI Nanggala-402 dibuat oleh Howaldtswerke-Deutsche Werft (HDW), yang kemudian diakuisisi oleh ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) sebagai holding company.

Wartawan JawaPos.com di Berlin berhasil mengontak pihak TKMS pada Kamis (22/4). Head of Communication TKMS Eugen Witte menyatakan, pihaknya sudah mengetahui tentang musibah yang dialami KRI Nanggala-402 di perairan Bali. Karena itulah, dia mewakili TKMS berharap kapal tersebut segera ditemukan, serta awak kapal di dalamnya dalam keadaan selamat.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menawarkan bantuan untuk mengatasi musibah tersebut. ’’CEO kami, Dr. Rolf Wirtz menawarkan bantuan yang lengkap dan secepatnya. Para ahli kami mampu dan akan men-support semua masalah teknis berkaitan dengan penemuan KRI Nanggala,’’ jelasnya. ’’Kami saat ini selalu siap jika dibutuhkan.’’ Imbuhnya.

Dia menambahkan, KRI Nanggala yang termasuk dalam HDW Class 209 telah membuktikan kemampuannya di seluruh dunia. Ada lebih dari 60 kapal selam serupa yang telah dibangun dan memperkuat armada kapal selam berbagai negara. ’’Kami melihatnya (KRI Nanggala-402, Red) terakhir ketika sedang diperbaiki di Kiel pada 1989,’’ terang Witte.

Sampai kemarin malam, diketahui Malaysia melalui Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) telah berkomintmen penuh untuk membantu penemuan KRI Nanggala-402 melalui pengiriman MV Mega Bakti

Peralatan SAR yang dimiliki MV Mega Bakti meliputi Distress Submarine Ventilation Depressurrized System, Compressed Air Generation (CAM), Process Control Module (PCM), Submarine Link Module (SLM), GPS Intelligent Buoy (GIB) System – Localisation of Pinger, Intervention Remotely Operated Vehicle (IROV) with LARS operating Depth 650m, ELSS Pod dan 2x 6 men Dive Decompression Chamber (DDC). (jm/jawapos)

  • Dipublish : 23 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami