Pemerintah Pastikan Tiap Tahun Angkat 110 Ribu Guru Honorer

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Tiap tahun pemerintah memastikan akan mengangkat sebanyak 110 ribu guru honorer. Kebutuhan tersebut untuk menutup kekurangan guru yang ada di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pengangkatan guru honorer akan dilakukan setiap tahun hingga tahun 2024.

“Sesuai rencana, kami setiap tahun maksimum mengangkat 110.000 guru honorer di seluruh Indonesia,” katanya, Kamis (1/8).

Guru honorer diangkat untuk menutup kebutuhan jumlah guru yang menjalani purnatugas alias pensiun. Selain itu kebutuhan guru di sekolah-sekolah baru.

“Jumlah guru yang pensiun rata-rata per tahun lebih dari 40.000 orang, ditambah penambahan sekolah baru. Itu yang jadi patokan,” katanya.

Ia juga memastikan tiap tahun tidak akan ada moratorium.

“Jadi harus ada pengangkatan. Guru juga harus lulus tes, tidak boleh gratisan. Maunya ini kan pada ‘nggak’ mau tes. Nanti kalau mentok ya kita ambil kebijakan yang lain,” katanya.

Ia mengatakan untuk rekrutmen guru honorer ada dua pilihan, yaitu jika usianya di bawah 35 tahun maka bisa mengikuti tes CPNS, sedangkan jika di atas usia tersebut tidak ada pilihan lain kecuali ikut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Itu sudah sesuai dengan undang-undang. Nanti juga setiap daerah akan punya kuota,” katanya.

Meski demikian, ia mengimbau Pemda tetap melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Karena yang punya data nasional dan kebutuhan guru secara lebih rinci itu ada di kementerian. Misalnya Solo butuh guru matematika beberapa itu kami punya datanya dan ini harus disepadankan,” katanya. (gw/fin)

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 2 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami