Pemkot Makassar Akan Batasi Jam Operasional Kafe-Restoran

Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin. (Antara)
Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin. (Antara)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

MAKASSAR,– Pemerintah Kota Makassar akan membatasi jam operasional beberapa tempat yang potensial menimbulkan keramaian seperti kafe dan restoran. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin seperti dilansir dari Antara di Makassar mengatakan, pembatasan jam operasional akan dilakukan menjelang Natal dan Tahun Baru 2021.

”Sebelum pembatasan jam operasional diberlakukan, akan terlebih dahulu dilakukan sosialisasi mengenai kebijakan ini sehingga masyarakat ataupun pengusaha bisa bersiap,” ujar Rudy Djamaluddin.

Dia mengatakan, setelah pemberlakuan jam operasional dilaksanakan, pemkot akan rutin menyisir pusat perbelanjaan atau mal, restoran, dan kafe. Kebijakan pembatasan jam operasional akan berlaku selama 12 hari, mulai 23 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.
”Kita akan sosialisasikan segera, paling lambat awal pekan depan. Mulai berlaku tanggal 23 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021,” terang Rudy Djamaluddin.

Rudy yang juga Guru Besar Fakultas Teknik Unhas Makassar, itu juga menginstruksikan satuan polisi pamong praja (satpol PP) melakukan pengawasan. Dalam aturan, pelaku usaha hanya dibolehkan beroperasi sampai pukul 19.00 wita dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

”Ini tentu mengganggu aktivitas kita selama liburan. Tapi ini demi kepentingan kita bersama untuk menyelamatkan warga Makassar,” tutur Rudy Djamaluddin.

Rudy menyatakan, larangan menggelar pesta, berkerumun, dan pembatasan jam operasional untuk mengantisipasi kenaikan kasus virus korona jenis baru setelah libur Natal dan tahun baru. Akan ada sanksi tegas yang telah disiapkan bagi para pelanggar aturan mulai pembubaran paksa hingga pidana.

”Potensi penularan Covid-19 saat perayaan Natal dan tahun baru, tentu kita antisipasi jangan menambah lagi wabah Covid-19,” ucap Rudy Djamaluddin. (jawapos.com)

  • Dipublish : 22 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami