Pemkot Makassar Izinkan Warga Gelar Salat Ied di Masjid, Bukan Dilapangan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah mengisyaratkan untuk tetap melaksanakan salat Ied meski di tengah pandemi Covid 19.

Pj Walikota Makassar, Yusran Jusuf mengatakan pelaksanaan salat Ied bakal digelar masjid masing masing, ibanding di lapangan. Alasan pelaksanaan di Masjid dilapangan, kata Yusran, dikarenakan relatif lebih muda dipantau.

“Masjid masing masing relatif orang sudah saling kenal, dan kita sudah pantau ternyata masjid kompleks itu sudah menerapkan, mereka menjamin dan bertanggung jawab disitu,” kata Yusran, Senin(18/5/2020).

Yusran juga mengungkapkan alasannya tidak menggelar salat Ied di lapangan. “Dikhawatirkan orang dari berbagai tempat, nah ini yang kita tidak ingin kan ada cross contacts,” ujarnya.

Rencananya, pihaknya bakal melakukan sosialisasi perihal Standar Operasi Prosedur (SOP) dalam waktu dekat dimana nantinya akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa tentang panduan Kaifiat Takbir dan Shalat Idul Fitri saat pandemi covid-19.

Salah satu poin dalam fatwa MUI nomor 28 Tahun 2020 menjelaskan bahwa jika umat Islam berada di kawasan terkendali atau kawasan yang bebas Covid-19 boleh melaksanakan shalat berjamaah.

Selain itu, kawasan tersebut diyakini tidak terdapat penularan (seperti di kawasan pedesaan atau perumahan terbatas yang homogen, tidak ada yang terkena COVID-19, dan tidak ada keluar masuk orang), shalat idul fitri dapat dilaksanakan dengan cara berjamaah di tanah lapang, masjid, mushalla dan tempat lain. (fajar/jm)

  • Dipublish : 18 Mei 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami