Pemprov Sulsel Pidanakan Oknum Penyerobot Lahan Al Markaz

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id, MAKASSAR — Pemprov Sulsel tidak main-main terhadap mafia tanah. Upaya pidana pun dilakukan bagi para pelaku.

Salah satu yang sedang diproses adalah pelaku penyerobot lahan Al Markaz. Setelah memang kasasi, Pemprov Sulsel langsung melaporkan pelaku untuk diproses.

“Sudah beberapa kita laporkan, seperti Al Markaz kita sudah menang kasasi tapi kita laporkan lagi. sudah dilaporkan, lagi proses sekarang untuk kelengkapan bukti bukti dan data,” kata Andi Sudirman Sulaiman saat ditemui di Kantor Gubernur, Selasa (9/11/2021).

Bahkan menurut Andi Sudirman, mafia tanah ini sudah dilaporkan sebelum Pemprov menang kasasi atas kasus sengketa di tanah Masjid Al Markaz.

“Beberapa, karena itukan masalah termasuk merugikan negara jadi kita tetap proses, kalau mereka tidak mau kasi ke kita, kita proses kita tetap berjalan,” terangnya.

Sebelumnya, Pemprov Sulsel berhasil mempertahankan asetnya setelah menang kasasi di Mahkamah Agung.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan salah satu aset yang berhasil dipertahankan adalah tanah di Al Markaz Al Islami.

“Setelah beberapa kali mengalami hasil kurang berpihak dalam beberapa tahun terakhir. Alhamdulillah hari ini mendapat berita baik bahwa Pemprov Sulsel menang putusan Kasasi Mahkamah Agung atas gugatan tanah Al-Markaz Al Islami sebagai aset dengan Nilai Trilliunan Rupiah,”katanya.

Bukan hanya tanah di Masjid Al Markaz, Menurut Sudirman, ada beberapa aset di Pemprov Sulsel berhasil diselamatkan. Di antaranya, Gardu Induk PLN, serta pasar di Kota Makassar.

“Ini adalah 1 dari 7 aset daerah bernilai Trilliunan dalam ancaman gugatan pihak ketiga dengan berbagai modus termasuk Toll, Gardu Induk PLN, Pasar Kota Mks dll,” terangnya.

Kesuksesan Pemprov mempertahankan aset negara tidak lepas dari peran stakeholder di dalamnya. Untuk itu Andi Sudirman mengucapkan banyak terima kasih.

“Apresiasi sebesar-besarnya kepada Biro Hukum Pemprov Sulsel, BKAD Pemprov Sulsel, Korgah KPK, Instansi Vertikal atas segala upaya dan dedikasi untuk Negeri dalam mempertahankan aset Negara dari para ketiga,” ucapnya.

Kedepan, kata Andi Sudirman, Pemprov Sulsel bersama aparat penegak hukum dan korgah KPK berkomitmen memperbaiki pengelolaan aset demi memberikan pelayanan untuk masyarakat.

“Kami bersama Korgah KPK, Polda Sulsel, Kejaksaan Tinggi Sulsel serta seluruh instansi Vertikal akan berjuang bersama dalam mempertahan aset daerah demi fasilitas pada pelayanan masyarakat Sulsel,” pungkasnya. (fajar/jm)

  • Dipublish : 10 November 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami