Pengedar Sabu Dari Dalam Lapas

TUNJUK: Rudi (baju orange) memengang barang bukti sabu yang berhasil di amankan dari dirinya saat di tangkap polisi Sat Narkoba Polresta Jambi.
TUNJUK: Rudi (baju orange) memengang barang bukti sabu yang berhasil di amankan dari dirinya saat di tangkap polisi Sat Narkoba Polresta Jambi.
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAMBI – Peredaran sabu rupanya masih di kuasai oleh seorang narapidana dalam lapas. Hal ini terbongkar setelah Sat Narkoba Polresta Jambi mengamankan seorang pria yang diduga sebagai kurir narkoba.

Rudi Susandi (35) warga Jalan KH Mas Mansyur, RT 06, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin yang bekerja sebagai kurir narkoba. Dia diamankan di kawasan Jalan Ternate, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan.

Awalnya petugas mendapat laporan dari masyarakat bahwa adanya tempat penyalahgunaan narkoba di kawasan tersebut. Kemudian, petugas langsung melakukan penyelidikan. Kemudian, petugas menemukan seorang dengan gerak-gerik yang mencurigakan.

Tak menunggu lama petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan pada pelaku yang diduga membawa narkoba. Alhasil petugas menemukan dua paket besar sabu dengan berat kotor 201,88 gram. Atas kejadian tersebut pelaku langsung di bawa ke Polresta Jambi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Rudi mengatakan baru pertama kali menjadi kurir sabu tersebut lantaran sedang membutuhkan uang dan pekerja. Saat itu dirinya menghubungi temannya melalui telepon atas nama Anton yang kini berada di dalam lapas klas III Muara Sabak untuk meminta pekerjaan.

“Karena kepepet saja pak mau bayar kontrakan, saya dapat ini dari teman yang ada di lapas,” kata dia, Selasa (17/9).

Saat itu, Anton yang merupakan teman Rudi sejak kecil ini memerintahkan temannya untuk menghantarkan barang haram tersebut ke rudi. Setelah barang sampai pada Rudi, dirinya langsung membetikan kepada orang lain. Kemudian Rudi akan di bayar oleh Anton setelah barang sampai ke tujuan.

“Saya baru di kasih Rp 1 juta pak, sisanya kalau urusan sudah selesai. Tapi saya juga tidak tahu ini mau di jual berapa,” tambahnya.

Diketahui, Rudi juga telah menggunakan sabu telah dua tahun lamanya. Saat itu dirinya juga di berikan oleh temannya. “Nyicip-nyicip aja pak, lama-lama kebiasaan, jadi make juga sampai sekarang pak,” sebut Rudi.

Kasat Narkoba Polresta Jambi, Kompol Priyo Purwanto turut membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini tersangka tengah menjalani pemeriksaan di Mapolresta Jambi untuk dilakukan pengembangan.

“Iya, dia juga masih kita periksa di kantor untuk kita kembangkan lagi,” kata Priyo.

Kemudian, tersangka juga harus mendekam di sel tahanan Polresta Jambi karena melanggar pasal 112 KUHP dan 114 KUHP tentang narkoba. “Dia bisa terancam hukum maksimal 20 tahun penjara,” tandasnya. (ji)

 

 

Sumber: jambi-independent.co.id

  • Dipublish : 18 September 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami