Perkawinan Anak Capai 2.731 Kasus, Gugus Tugas KLA Gelar Lokakarya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

WATAMPONE– Berdasarkan data statistik 2019 jumlah anak di Kabupaten Bone mencapai 249.317 jiwa atau 30 persen dari jumlah penduduk.

Dari jumlah tersebut, terdapat beragam masalah dan kasus anak. Yang paling menonjol adalah kasus perkawinan anak Januari hingga September 2019 mencapai 2.713 kasus. Selain itu masih ada 4.201 anakyabg tilah menjadi pekerja anak.
Perjuangan Pemerintah Kabupaten Bone untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui Gugus Tugas KLA terus dilakukan untuk pemenuhan hak-hak anak.

Hal inilah yang dbahas dalam Lokakarya Implementasi KLA Kamis-Jumat, 29-30 Julilalu dk salah satu wisma Jl Kajaolaliddong Kelurahan Manurunge Kacamatan Tanete Riattang.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bone, Dr Ade Fariq Ashar SSTP MSi selaku Ketua GT-KLA yang membuka kegiatan dalam arahannya mengimbau semua stakeholder terkait mensinergikan harapan anak melalui usulan musrenbang dalam program pembangunan.

“Dari hasil musrembang anak 2020 baik melalui tatap muka maupun aplikasi Ininnawa anak, ada sekira 4000 usulan yang diajukan anak. Inilah yang akan disinerjikan dan diadukan dalam RPJMD, RKPD dan Renja SKPD untuk pemenuhan hak anak,” ungkapnya.

Sekretaris Bappeda, Hj Syamsidar SPi MSi yang menjadi salah seorang pemateri membeberkan adanya 24 indikator Kabupaten Layak Anak (KLA)
“Indikator itu dibagi dalam lima kluster mulai dari hak kebebasan sipil, linkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidika. Pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya hingga perlindungan khusus,,” jelasnya secara panjang lebar.

Perwakilan SKPD maupun stakeholder terkait yang hadir sebagai peserta pun dilisting sesuai kluster sehingga program pembangunan dan kegiatan yang direncanakan pun terarah. (radarbone.fajar.co.id)

 

  • Dipublish : 3 Agustus 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami