Petasan Jumbo Meledak Satu Tewas, Empat Anak Luka Parah

Petugas Kepolisian Resor Pekalongan bersama Brimob Pekalongan mengumpulkan barang bukti kasus meledaknya petasan berukuran jumbo yang menewaskan satu orang dan empat luka parah. (Kutnadi/Antara)
Petugas Kepolisian Resor Pekalongan bersama Brimob Pekalongan mengumpulkan barang bukti kasus meledaknya petasan berukuran jumbo yang menewaskan satu orang dan empat luka parah. (Kutnadi/Antara)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id – Ledakan petasan berukuran jumbo di Kelurahan Simbang Kulon, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengakibatkan seorang tewas dan empat lainnya mengalami luka parah.

Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota AKBP Mochamad Irwan Susanto seperti dilansir dari Antara di Pekalongan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kasus tersebut. ”Kami sudah menyisir lokasi tempat kejadian perkara dan minta bantuan anggota Brimob Pekalongan untuk membantu proses penyelidikan,” ujar Mochamad Irwan Susanto pada Kamis (6/5).

Dia mengaku, pihaknya kesulitan untuk proses penyelidikan karena lokasi kejadian sudah bersih dan barang bukti juga sudah disingkirkan warga. ”Namun demikian, kami akan minta keterangan pada sejumlah saksi untuk mengungkap kasus itu. Adapun korban meninggal dunia sudah dimakamkan pihak keluarga,” kata Mochamad Irwan Susanto.

Saat ini, petugas polresta sudah memasang garis polisi (police line) di lokasi kejadian yaitu di ruang kelas sekolah madrasah diniyah Al Amir Pekalongan. Adapun korban meninggal dunia adalah Muhamad Zyhharul Hikam, 15. Sedangkan korban luka yang kini mendapat perawatan di RSUD Bendan Pekalongan yaitu Muh Minan, 13; M. Asan, 13; Hasan, 14; dan Achmad, 14; semuanya warga Desa Simbang Kulon.

Lurah Simbang Kulon Muladzi mengatakan, semua korban merupakan warga Simbang Kulon dan saat ini masih dirawat intensif di RSUD Bendan Pekalongan. Saat kejadian itu, lima anak sedang bermain petasan di ruang kelas sekolah madrasah tetapi pada saat petasan meledak tidak ada warga yang tahu, kecuali mendengar suara ledakan yang disangka trafo listrik meledak.

”Korban tewas sempat mendapat perawatan di rumah sakit sedang empat lainnya masih dalam perawatan intensif di RSUD dan belum boleh dijenguk,” ungkap Muladzi.

Dia mengatakan petasan tersebut berukuran panjang satu meter dengan diameter sekitar 25 cm dan berat satu kilogram. ”Lokasi kejadian memang rusak parah, kaca pecah, enternit hancur, dan beberapa bangku sekolah juga rusak,” tutur Muladzi. (jpg/jm)

  • Dipublish : 7 Mei 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami