Plt Gubernur Sulsel Kukuhkan 25 Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

Plt Gubernur Memberi Sambutan  Dalam South Sulawesi Digital Festival (Digifest) 2021 di Makassar.
Plt Gubernur Memberi Sambutan Dalam South Sulawesi Digital Festival (Digifest) 2021 di Makassar.
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JARINGAN MEDIA – Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengukuhkan 25 Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi/Kabupaten/Kota se Sulsel .

Pengukuhan itu berlangsung pada acara South Sulawesi Digital Festival (Digifest) 2021 di UpperHills Convention Hall, Makassar, Jum’at (9/4/2021). Dengan tema “Digitally Connected”, Digifest ini menampilkan stand UMKM binaan Bank Indonesia dan Perbankan di Sulsel.

“Saya Plt Gubernur Sulawesi Selatan mengukuhkan secara resmi Ketua TP2DD Provinsi/Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan dalam rangka mendukung komitmen pengembangan ekonomi dan keuangan digital,” ucapnya mengukuhkan para Kepala Daerah se Sulsel.

Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi pembentukan TP2DD yang diinisiasi oleh Bank Indonesia. Diharapkan, pembentukan tim ini bertujuan salah satunya guna mendorong peningkatan pendapatan asli daerah melalui elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). “Luar biasa, Alhamdulillah bisa terbanyak dan pertama di Indonesia,” akunya.

Menurutnya, dengan transaksi digitalisasi dibutuhkan pada kondisi pandemi Covid-19 ini. Ia pun mengaku takjub dengan loncatan pengguna merchant QRIS 163,5% (yoy) di atas nasional yang 115,1% (yoy). “Saya yakin kepala daerah kita akan menyebarkan ke masyarakat dan memperbesar akses transaksi digital. Dan inilah era baru yang akan kita berada,” imbuhnya.

Andi Sudirman pun membeberkan, bahwa diawal kepemimpinan di tahun 2018, dirinya melakukan revisi dalam transaksi keuangan. Dengan melakukan transaksi non tunai di lingkup Pemprov Sulsel. “Awalnya ragu, banyak potensi UMKM tidak sanggup. Ternyata mereka termotivasi dan mampu. Masyarakat sudah mulai melek teknologi,” katanya.

Ia pun mengaku, mengandalkan para Bupati/Walikota se Sulsel. “Bagaimana efektif dan efisien dalam sistem anggaran, efisiensi tepat sasaran dan saling mengingatkan,” pintanya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Budi Hanoto  mengatakan, dengan digitally connected, maka digitalisasi bisa diakses dimanapun dan kapanpun selama terkoneksi. “Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi, komitmen dan kerja sama atas pengukuhan TP2DD ini. Sulawesi Selatan merupakan Provinsi pertama dan terbanyak membentuk TP2DD. Kami mengapresiasi atas dukungan bapak Plt Gubernur yang telah mengkoordinir dan mendorong Pemerintah Daerah dalam pembentukan TP2DD,” imbuhnya. (jm/Erbas)

  • Dipublish : 9 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami