Polda Kepri Gerebek Gudang Pembuat Masker dan Hand Sanitizer Ilegal

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

BATAM,- Tim Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau (Kepri), di bawah pimpinan Direskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Hanny Hidayat, SIK, MH, mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembuatan masker dan hand sanitizer tanpa izin (Ilegal).

Penggerebekan tersebut dilakukan di Gudang milik PT ESM, yang terletak di Komplek Inti Batam Business & Industrial Park Sei Panas, Kota Batam, pada Rabu (4/3).

“Kami berhasil mengamankan dua pelaku dari TKP, yaitu S selaku Direktur, DD selaku General Manager, dan H selaku Komisaris,” ujar Hanny saat dikonfirmasi.

Hanny kembali menjelaskan, dari gudang penyimpanan stok barang itu, ditemukan masker dan hand sanitizer dari berbagai merek, di mana barang-barang tersebut tidak termasuk dalam kelompok Surat Izin Usaha perdagangan, yang memiliki izin penyaluran alat kesehatan.

“Hasil penggeledahan gudang ilegal ini, kami mengamankan barang bukti berupa, masker merek Jackson Safety R10 N95 Dual Valve sebanyak 57 karton, masker merek Jackson Safety R10 N95 DBS sebanyak lima karton, masker merek 3M sebanyak sembilan karton, masker merek Drager sebanyak 20 Karton, masker merek Active Carbon Mask sebanyak 16 Karton,” ungkapnya.

Selain itu, ditemukan pula hand sanitizer merek Jhonson Professional sebanyak 60 karton atau setara dengan enam botol.

Atas perbuatannya, para pelaku pun akan diancam dengan Pasal 106 UU RI No.7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp10 miliar.

Kemudian Pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009, Tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp 1,5 miliar. (jp/jm)

  • Dipublish : 4 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami