Polda Sulsel Dalami Dugaan Korupsi KPU Bone

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

WATAMPONE — Tidak hanya KPU Kota Makassar yang bermasalah dengan anggaran dana hibah. KPU Bone juga diduga bermasalah. Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel sedang mendalami kasus tersebut.

Kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bone (Pilkada Bone) tahun anggaran 2018. Sebab, pada pelaksanaan Pilkada Bone tahun 2018 KPU Bone mendapat bantuan anggaran hibah sebesar Rp71 miliar.

Di mana dari total Rp71 miliar yang diterima tersebut dana sebesar Rp57 miliar berasal dari Pemerintah Kabupaten Bone dan dana sebesar Rp14 miliar berasal dari Pemprov Sulsel. “Masih pulbaket (pengumpulan bahan keterangan),” kata Plt Kanit Tipikor Subdit III Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Sutomo Sabtu (03/08/2019).

Kata dia, kasus itu masih terus dilakukan penyelidikan dan pengumpulan dokumen guna mengetahui adanya unsur perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan kerugian keuangan negara. “Kita masih menelusuri fakta-faktanya. Untuk pemeriksaannya, nanti diagendakan,” tambahnya.

Sebelumnya diketahui, Sekretaris KPU Bone Alimin Arsyad diberhentikan lantaran kasus korupsi yang melibatkannya beberapa tahun yang lalu.

Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi dana Bimbingan Teknis (Bimtek) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bone tahun 2012-2013.

Selain Alimin, kasus yang merugikan negara hingga Rp130 juta itu juga menyeret tiga tersangka lainnya yakni, Bendahara KPU Bone Suci Rahmah, rekanan KPU Bone Agus Wandi dan satu lainnya adalah mantan Komisioner KPU Bone, Muhiyyin yang sudah terpidana dalam kasus itu. (gun)

 

 

Sumber: fajar.co.id

  • Dipublish : 3 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami