Polisi Menangkap Oknum Mahasiswa Provokator Kerusuhan Papua

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto foto bersama para lintas tokoh agama di Hotel Sahid, Jumat (6/9). (Elfira/Cepos/Jawa Pos Group)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JARINGANMEDIA.CO.ID,- Salah satu oknum mahasiswa berinsial FBK yang diduga merupakan provokator kerusuhan Papua diamankan aparat kepolisian. Dia juga diduga terlibat dalam jaringan internasional dalam kerusuhan di Papua beberapa waktu lalu.

Seperti diberitakan Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal saat dikonfirmasi membenarkan diamankannya oknum yang diduga sebagai provokator kerusuhan Papua itu. Pelaku ditangkap di Bandara Sentani, Papua. “Sudah satu yang diamankan. Dia berinisial FBK,” jelas Iqbal kepada wartawan, Jumat.

Dirinya mengungkapkan, FBK dalam perannya diduga ikut memprovokasi terjadinya kerusuhan Papua. FBK masuk dalam jaringam luar negeri maupun dalam negeri. “Yang bersangkutan masuk dalam jaringan-jaringan di luar negeri ataupun dalam negeri,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap dua organisasi pendukung referendum yang memicu kerusuhan di Papua dan Papua Barat, serta beberapa kota lain di wilayah Indonesia. Dimana kedua organisasi itu yakni United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dituding bertanggung jawab atas serangkaian kerusuhan dalam unjuk rasa tolak rasisme.

Kapolri memandang, organisasi tersebut berafiliasi dalam mendesain kekacauan dalam serangkaian unjuk rasa tolak rasisme di beberapa kota di tanah air, terkhusus Papua dan Papua Barat. Bahkan Benny Wenda disebut-sebut sebagai dalang dibalik rangkaian aksi unjuk rasa ini.

Tito berjanji akan mengejar orang-orang yang ada dalam organisasi KNPB maupun ULMWP. “Jika kita tidak tegas menegakkan hukum kepada mereka maka situasi di Papua akan berulang lagi,” katanya. Sebelumnya, Polda Papua juga telah menetapkan sebanyak 33 orang sebagai tersangka atas kasus aksi unjuk rasa yang berakhir anarkis di Jayapura pada Kamis (29/8). (jp)

 

Sumber: jawapos.co.id

  • Dipublish : 7 September 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami