Polri Akan Bubarkan Demontrasi Bakar Ban

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Gugurnya Ipda (Anumerta) Erwin Yudha akibat terbakar saat pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa di Cianjur, Jawa Barat, meninggalkan duka bagi kepolisian. Kasus tersebut menjadi bahan evaluasi Polri dalam mengamankan demontrasi, terutama aksi yang diwarnai dengan bakar ban.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya bakal mengevaluasi pengamanan terhadap aksi unjuk rasa.

“Pada dasarnya, Polri terus melakukan evaluasi terhadap unjuk rasa dengan bakar ban, kemudian kegiatan yang membahayakan baik kepada orang lain dan aparat,” kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (27/8).

Dedi menuturkan, evaluasi pihaknya tetap mengedepankan upaya persuasif dengan mengimbau masyarakat untuk menaati UU Nomor 9 Tahun 1998, terkait kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Jika tidak, aparat berhak membubarkan demonstrasi yang tidak tertib.

“Sebenarnya kalau masyarakat paham UU Nomor 9 Tahun 1998, yakni poin keempat harus menjaga keamanan dan ketertiban umum. Kalau membakar ban, mengganggu ketertiban umum dan bisa mengganggu hak orang lain juga,” jelas Dedi.

“Dan membakar ban juga di poin nomor dua itu, dinyatakan melanggar Pasal 6 UU No 9 tahun 1998 juga,” sambung perwira Polri bintang satu ini.

Adapun terkait kasus Ipda Erwin, Dedi menyebut, Polri berharap pelaku pelemparan bensin dapat dijatuhi sanksi seberat-beratnya oleh hakim.

“Ini kewenangan Hakim. Kita hanya mengharapkan dijatuhi hukuman seberat-beratnya, agar tak terjadi lagi kejadian seperti ini,” ungkap Dedi.

(Mhf/gw/fin)

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 28 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami