Polri Amankan 1,129 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memimpin ekspos pengungkapan 1,129 ton sabu jaringan Timur Tengah. (Sabik/JawaPos.com)
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memimpin ekspos pengungkapan 1,129 ton sabu jaringan Timur Tengah. (Sabik/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat kembali mengungkap peredaran besar narkotika jenis sabu. Total 1,129 ton sabu disita dari jaringan besar ini.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil penangkapan kasus sebelumnya. Setelah dikembangkan dan dilakukan penyelidikan selama 22 hari, petugas berhasil mengamankan 1,129 ton sabu.

“Untuk penangkapan kali ini dilakukan oleh rekan-rekan anggota Polda Metro dan Polres Jakpus secara berturut di akhir sampai bulan Juni yang terus dikembangkan di empat TKP,” kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/6).

Baca Juga: Jokowi Berharap Daerah Lain Tiru Vaksinasi Massal Kota Bekasi 

Baca Juga: Tidak Lagi Gratis, Saudi Kenakan Biaya Haji Tahun Ini

Dalam kasus ini, polisi menangkap 7 tersangka. Terdiri dari 5 WNI berinisial NR, AH, HS, NB, dan EK. Sedangkan dua lainnya merupakan warga negara Nigeria berinsial CSN dan UCR.

Sigit menuturkan, barang haram ini berasal dari jaringan Timur Tengah. 1,129 ton sabu ini diamamkan dari berbagai lokasi. Dengan rincian 339 kilogram di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat; 511 kilogram di Ruko Pasar Modern Bekasi Town Square, Jawa Barat; 50 kilogram di Apartemen Basura, Jakarta Timur; dan 175 kilogram di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat.

Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2, Pasal 115 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 123 ayat 1 dan 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Mereka terancam pidana seumur hidup atau hukuman mati. (jpc/jm)

  • Dipublish : 14 Juni 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami