Polri Kerahkan 8.196 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru

Suasana kebaktian saat perayaan natal di salah satu gereja, Jakarta (Dok. JawaPos.com)
Suasana kebaktian saat perayaan natal di salah satu gereja, Jakarta (Dok. JawaPos.com)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA,- Polda Metro Jaya bersiap melakukan pengamanan khusus untuk perayaan Natal 2019 dan libur tahun baru 2020. Pengamanan khusus dilakukan di gereja dan objek vital. Sebanyak 8.196 personel pun dikerahkan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pasukan yang dikerahkan tersebut dikerahkan ke gereja sebanyak 1.559 orang. Sisanya dikerahkan untuk mengamankan objek vital (obvit) yang tersebar di 1.360 titik. Yakni, pusat keramaian dan objek wisata

“Ada 95 pos pengamanan (pospam) baik di Jakarta maupun di sekitar Jakarta,” kata Yusri kepada wartawan, Rabu (18/12).

Yusri menyebut, di Jakarta terdapat 57 gereja yang mendapat skala prioritas penjagaan. Selain untuk gereja, fokus pengamanan dari aparat kepolisian juga untuk arus mudik libur natal dan tahun baru (nataru) yang diprediksi mulai berlangsung sejak 23 Desember 2019. Sementara arus balik nataru dipredikisi terjadi pada 1-2 Januari 2020.

Selama pengamanan libur nataru ini, Polda Metro Jaya menargetkan menekan angka kemacetan hingga 30 persen. Terutama di jalan tol.

“Imbauan kami kepada para pemudik saat menggunakan jalan tol perlu kesiapan kendaraan, baik laik jalan, bahan bakar hingga bahan makanan,” tambah Yusri.

Dalam mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas, pihak kepolisian pun melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas. Salah satunya dengan menerapkan sistem contra flow (lawan arah) pada jam-jam tertentu. Untuk pengamanan tahun baru, titik pengamanan difokuskan di sejumlah lokasi favorit, seperti Monas, Bundaran HI, dan Ancol.

Sementara untuk menjaga kerukunan antarumat beragama, kata Yusri, Kapolri sudah menegaskan bahwa ormas dilarang melakukan sweeping. Bagi ormas yang melakukan ormas pada perayaan tahun baru, maka akan ditindak tegas. “Kapolda juga sudah mengajak teman-teman ormas dan menyatakan membantu aparat menjaga toleransi beragama,” tutupnya. (jp)

 

Sumber: jawapos.com

  • Dipublish : 18 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami