Polri Pastikan Bakal Tuntaskan Kasus Dugaan Pelanggaran Prokes HRS

Kabareskrim Polri Komjen Lystio Sigit Prabowo (batik tengah). (Iwan Tri Wahyudi/Fajar Indonesia Network)
Kabareskrim Polri Komjen Lystio Sigit Prabowo (batik tengah). (Iwan Tri Wahyudi/Fajar Indonesia Network)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo memastikan pihaknya bakal menuntaskan kasus pelanggaran protokol kesehatan yang melibatkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) di Petamburan, Jakarta Pusat; serta Megamendung dan RS Ummi, Bogor, Jawa Barat.
​​​​​
“Tiga kasus tersebut mulai hari ini ditangani Bareskrim Polri dan segera akan kami tuntaskan,” kata Komjen Sigit saat konferensi pers di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (21/12).

Menurutnya, penanganan kasus di Petamburan, Megamendung dan RS UMMI diambil alih oleh Bareskrim Polri karena memiliki pelaku yang hampir sama.

“Sehingga untuk memudahkan dan mengefektifkan penyidikan maka kasus ditangani Bareskrim,” kata dia.

Pengambilalihan kasus tersebut diputuskan setelah gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan Polda Jawa Barat pada Jumat (18/12).

Ketiga kasus tersebut saat ini sedang dalam proses penyidikan.

Sementara untuk kasus pelanggaran protokol kesehatan di Kota Tangerang saat ini masih dalam proses penyelidikan di bawah asistensi Bareskrim Polri.

Kasus pelanggaran prokes dalam kerumunan massa simpatisan Rizieq bermula ketika Imam Besar FPI itu tiba di Indonesia.

Pada saat itu kedatangan Rizieq mengundang kerumunan massa dalam jumlah besar yang tidak mengindahkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Kejadian tersebut terulang lagi ketika Rizieq mengadakan acara peringatan maulid di Petamburan dan tabligh akbar di Megamendung.

Saat ini Polri telah menetapkan enam orang tersangka yang salah satunya termasuk Rizieq Shihab. (riz/fin)

  • Dipublish : 22 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami