Polusi Pabrik Semen Bikin Resah, Warga Protes

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAROS— Keresahakan warga pada tiga desa di Maros memuncak. Didampingi Forum Pemuda Baruga, Salenrang, dan Tukamasea (FP Barsatu), mereka melakukan aksi demostrasi, Senin, (26/8/2019).

Aksi tersebut bentuk kekesalan warga sekitar Pabrik PT Bosowa Semen. Perusahaan dinilai tidak peduli atas polusi dan bentuk perhatian lainnya.
Koordinator aksi, Rustam Sahabu mengatakan, PT Semen Bosowa sudah 20 tahun beroperasi, namun tidak bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan dan pencemaran udara di wilayah itu.

Saat musim kemarau seperti saat ini, warga kesulitan bernapas karena banyak debu. “Kami sudah berkali-kali protes, tapi tidak digubris. Makanya kami lakukan aksi,” katanya.

Selain penangan polusi, mereka juga menuntut perealisasian hasil dokumen rencana pemantauan lingkungan berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga tiga kali sebulan. “Juga harusnya melakukan penyiraman Jalan Poros Salenrang-Bosowa sekali sehari dan memberikan kompensasi bagi warga yang terdampak dengan debu pabrik,” tegasnya.

Manajer Produksi PT Semen Bosowa, Nasruddin Made, janji akan memenuhi tuntutan warga. “Tentunya semua butuh proses untuk merealisasikan tuntutan saudara-saudara,” ujarnya.

Deputy Head Plant PT Semen Bosowa Maros, Baso Gaus, menambahkan, pemeriksaan kesehatan gratis akan disiapkan untuk warga yang mau berobat.
Tak hanya di Maros, keluhan yang sama juga disampaikan warga Pangkep. Seorang warga, Tajuddin menyampaikan, debu sangat dirasakan warga di wilayah Desa Bulu Cindea. Itu lantaran letaknya tidak jauh dari penampungan batu bara milik PT Semen Tonasa.”Debu mengotori rumah dan menganggu kesehatan warga juga,” ungkapnya, kemarin.

Kepala Biro Humas Semen Tonasa, Andi Muh Said mengaku, pihaknya telah mengantisipasi debu ke pemukiman warga dengan dilakukan penyiraman secara berkala. Ada sistem penyiraman batu bara, sebelum masuk ke penampungan. “Jadi ada water sprying atau penyiraman agar batu bara ini, tidak mengakibatkan debu hingga ke pemukiman warga,” ujarnya. (rin-fit/iad)

Sumber: fajar.co.id

  • Dipublish : 27 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami