PON Tetap Jalan Meski Papua Mencekam

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Kerusuhan yang terjadi di berbagai wilayah porvinsi papua dan Papua Barat nampaknya tidak mengganggu persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang bakal berlangsung di Papua pada tahun 2020, mendatang.

Hal itu lantaran, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan bahwa jadwal pembukaan PON ke-20 tahun 2020 di Papua akan tetap berlangsung sesuai jadwal yakni, 20 Oktober 2020.

Dikatakan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Kemenpora juga telah menyediakan bantuan untuk penyelenggaraan PON 2020 Papua sebesar Rp328 miliar. Sedangkan untuk bantuan peralatan, Kemenpora dikatakan Gatot memberikan sebesar Rp191 miliar.

“Nilai ini belum ketok final DPR tapi pada umumnya DPR tidak ada masalah, justru DPR mendorong suksesnya PON Papua, untuk status peralatan pasca PON Papua kami rencananya akan dihibahkan untuk Papua,” ungkap Gatot usai memimpin rapat Penyediaan Peralatan Pertandingan PON ke-20 tahun 2020 di ruang rapat lantai 3 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8) kemarin.

Dalam rapat yang dihadiri, Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti, Plt. Kadispora Papua Alexander Kapisa, perwakilan KONI/KOI, Kemenkeu, serta para pimpinan cabor itu juga membahas mengenai status perlatan pasca Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018.

Menurut Gatot, peralatan yang perah digunakan untuk Asian Games dan Asian Para Games 2018 akan menjadi opsi lain jika terjadi kendala terkait perlatan. Oleh sebab itu ia meminta aga para induk cabang olahraga (cabor) agar bisa membantu terkait hal tersebut.

“Jika ada sedikit kendala terkait peralatan maka peralatan eks-Asian Games/Asian Paragames ini bisa dipinjamkan ke Papua atau pilihan lain ada usaha dari induk organisasi cabor untuk membantu peralatan pertandingan PON,” tuturnya.

Plt Deputi bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Yuni Poerwanti mengaku pihaknya sangat berharap agar PON bisa terus berjalan dengan baik sesuai rencana yang sudah disepakati.

“Kami berharap semua berjalan lancar dan masih dalam rencana yang telah ditetapkan secara nasional dan bisa saling bantu demi bangsa Indonesia, kami juga bekerjasama dengan KONI/KOI dan mitra lain guna membangun harmoni yang baik yang kami tujukan juga untuk suksesnya SEA Games 2019,” tutur Yuni.

Sementara itu, Plt Kadispora Papua Alexander Kapisa berharap adanya sinergitas dari semua stakeholders untuk kesuksesan PON 2020 Papua. Menurutnya, PON merupakan momentum pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua. Oleh sebab itu, ia berharap pesta olahraga multi evenet terbesar di Tanah Air tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar.

“Kami berharap adanya sinergitas dari kita semua Kemenpora, KONI/KOI dan pimpinan cabang olahraga untuk sukses PON 2020. Bagi kami kesuksesan PON adalah sukses kita semua,” tutur Alex.

“PON adalah momentum pembangunan dan kesejahteraan orang Papua dan ini harus kita laksanakan dengan baik,” tambahnya.

Alex, menjelaskan pada perhelatan PON dan Perparnas di Papua akan dilaksanakan di enam lokasi yaitu, Kota Jayapura, Kab. Jayapura, Timika, Merauke, Jayawijaya dan Biak. Alex, mengatakan guna persiapan agenda tersebut, APBD Papua telah mengeluarkan sebesar Rp 3,5 triliun.

“APBD Papua dari tahun 2015 hingga 2019 telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 3,5 triliun untuk persiapan PON yang dikhususkan untuk pembangunan venue,” tegasnya.

Diketahui ada 56 venue telah disiapkan. Delapan venue yang sudah terbangun 100 persen. Selain itu, 11 venue dalam proses fisik dan sekitar 20 venue dalam proses lelang. Vanue akan dipakai untuk 40 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Pembangunanditargetkan selesai pada bulan Juli 2020.

Lebih lanjut, Alex mengaku bahwa Pemprov Papua merencanakan akan menganggarkan untuk peralatan pertandingan PON pada pembahasan APBD-Perubahan 2020.

“Pembiayaan kami untuk menyiapkan venue dan untuk peralatan kami menganggarkan di APBD-P sebesar Rp 450 miliar, saya bersyukur dari Kemenpora sudah menganggarkan untuk peralatan PON hal ini sangat membantu kami menyiapkan pembiayaan untuk opening dan closing ceremony,” tandasnya.

(gie/fin/tgr)

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 23 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami