Pos Pemantauan Virus Korona di RSPI Sulianti Saroso Dibanjiri Warga

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara telah membuka pos pemantauan virus korona sejak 3 Januari 2020. Pos tersebut dibuka selama 24 jam, tepat berada di sebelah ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD)

“Pos pemantauan kami adakan di Minggu ke 3 Januari 2020,” kata Kepala Instalasi Promosi Kesehatan RSPI Sulianti Saroso, Tiur Sani di kantornya, Selasa (3/3) malam.

Tiur menyampaikan, pos tersebut banyak dikunjungi masyarakat setelah Presiden Joko Widodo menyatakan terdapat dua orang warga Depok, Jawa Barat yang dinyatakan positif terinfeksi korona. Masyarakat ingin memastikan, agar mereka terhindar dari virus korona.

“Meningkatnya kunjungan ketika mulai bapak Presiden Jokowi menyampaikan bahwa ada pasien yang sudah positif virus korona. Diikuti dengan kunjungan pak Menkes (Terawan Agus Putranto). Sejak itu terjadi peningkatan ke pos pemantauan COVID-19, 24 jam yang ada di RSPI,” ujar Tiur.

Menurutnya, petugas akan berjaga selama 24 jam di pos pemantauan untuk menunggu masyarakat yang akan berkonsultasi terkait COVID-19. Masyarakat akan mengisi formulir yang nantinya akan disimpulkan apakah masuk dalam kategori pengawasan ataupun pemantauan. Hal ini tidak terbatas hanya untuk WNI, tapi juga WNA yang ingin berkonsultasi.

“Ada dalam form nanti boleh ditunjukkan. Ketika memang pasien dalam pengawasan tim kami akan menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut. Jumlah pasti saya nggak bisa sebutkan, tapi sudah ratusan, baik dari WNI maupun WNA, karena jam (shift) itu sekitar 40 orang,” urainya.

Tak hanya itu, masyarakat yang mengalami gejala batuk bisa datang ke pos pemantau virus korona. Hal ini semata agar terhindar dari virus tersebut.

“Masyarakat yang mengalami gejala batuk pun datang ke RSPI buka 24 jam setiap hari, hotline siap juga 24 jam untuk memberikan informasi. SDM kami sampai sekarang bisa menyampaikan, tentunya manajemen kami akan menambahkan petugas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, virus korona atau Covid-19 telah masuk ke Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan dua orang WNI positif terinfeksi virus korona. Pasien 1(31 tahun) dan Pasien 2 (64 tahun) yang merupakan warga Depok, Jawa Barat. (jp)

  • Dipublish : 4 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami