Pos Penyekatan di Jembatan Suramadu Diserang Warga Madura

Rekaman video amatir yang diunggah Instagram linmas @call112surabaya. (Tangkapan layar/Rafika Yahya/JawaPos.com)
Rekaman video amatir yang diunggah Instagram linmas @call112surabaya. (Tangkapan layar/Rafika Yahya/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id –Sekelompok warga Madura menyerang petugas tenaga kesehatan di pos penyekatan Jembatan Suramadu sisi Surabaya pada Selasa (22/6) dini hari.

Serangan itu terjadi pada pukul 04.30 dini hari. Pengendara motor itu datang dari arah jembatan Madura–Surabaya tujuan agar bebas melintas memasuki Kota Surabaya tanpa perlu swab antigen.

Wakil sekretaris satgas Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan, kronologis kejadian dimulai pada pukul 04.30. Mereka berkumpul di titik kumpul penumpukan rombongan R2 di sisi timur depan gate Jembatan Suramadu.

Baca Juga: Realisasi Vaksinasi COVID-19 Mendekati 1 Juta per Hari, Tetap Patuhi Prokes

”Kemudian rombongan pengendara R2 melakukan perusakan pagar pembatas gate Jembatan Suramadu hingga jebol,” jelas Irvan.

”Pukul 05.15 sampai 05.30 WIB saat rombongan kurang lebih 100 orang melintas depan belakang jalur lambat atau di depan tenda PCR melakukan provokasi,” ungkap Irvan.

Beberapa tindakan provokatif yang dilakukan adalah dengan menciptakan suara bising dari knalpot motor, atau yang biasa disebut dengan bleyer motor.

”Lalu sambil melintas, beberapa pengendara turun dari motor dan menendang kursi-kursi di tenda PCR dan saling dorong dengan petugas pengamanan,” terang Irvan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, salah satu anggota Brimob menembakkan gas air mata untuk menghalau massa pengendara dan agar membubarkan diri.

  • Dipublish : 22 Juni 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami