Positif Covid Tambah 7.903 Kasus

FOTO : Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network
FOTO : Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia terus meningkat. Pada Selasa (29/12), ada tambahan 7.903 kasus. Sehingga total kasus Corona di Indonesia menjadi 727.122 kasus. Sementara pasien yang sembuh juga bertambah sebanyak 6.805 orang. Jumlah keseluruhan mencapai 596.783 orang.

Penambahan juga terjadi untuk kasus pasien yang meninggal dunia. Yakni 251 jiwa. Sehingga totalnya menjadi 21.703 kasus kematian. “Jumlah tersebut diperolej dari spesimen yang diperiksa sebanyak 65.143 sampel. Dengan pertambahan ini, jumlah spesimen yang telah diperiksa di Indonesia total mencapai 7.224.452 spesimen,” kata Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito di Jakarta, Selasa (29/12).

Secara umum, total suspek pada Selasa (28/12), sebanyak 68.181 orang. Untuk penambahan kasus positif paling banyak dilaporkan di DKI Jakarta. Yakni 2.056 kasus. Kemudian, Jawa Barat 1.329 kasus baru, Jawa Tengah 1.056, Jawa Timur 789 kasus, Sulawesi Selatan 568 kasus, Kalimantan Timur 314, Yogyakarta 282 kasus, Bali 172 kasus, Kalimantan Utara 166 kasus dan Banten 121 kasus.

“Ada tiga provinsi yang melaporkan penambahan kasus baru di bawah 10 orang. Yaitu Aceh sembilan kasus baru, Maluku Utara enam kasus baru dan Papua Barat lima kasus baru,” imbuhnya.

Provinsi Jawa Tengah menjadi wilayah dengan kasus meninggal paling banyak. Yaitu 91 jiwa. Kemudian diikuti Jawa Timur 64 kematian, DKI Jakarta 18 kematian, Sulawesi Tenggara 11 kasus dan Yogyakarta 10 kasus kematian.

Sementara provinsi yang melaporkan pasien pulih terbanyak adalah Jawa Barat dengan 1.158 kasus sembuh. Diikuti DKI Jakarta 1.007 orang, Jawa Tengah 794 kasus sembuh, Jawa Timur 793 dan Sulawesi Selatan 512 kasus sembuh.

“Data kumulatif kasus positif COVID-19 paling banyak di Indonesia terjadi di DKI Jakarta. Jumlahnya 179.660 kasus. Lalu Jawa Timur 82.321 kasus, Jawa Barat 81.322 kasus, Jawa Tengah 79.826 kasus, dan Sulawesi Selatan 30.030 kasus,” jelasnya.

Pasien sembuh paling banyak juga berasal dari DKI Jakarta. Yakni 161.243 orang. Disusul, Jawa Timur 70.467 orang, Jawa Barat 68.353 orang, Jawa Tengah 53.428 orang dan Sulawesi Selatan 25.440 orang.

“Sedangkan total kematian terbanyak terjadi di Jawa Timur dengan 51.701 jiwa. Selanjunya, Jawa Tengah 3.422, DKI Jakarta 3.228 jiwa, Jawa Barat 1.159 jiwa dan Kalimantan Timur 731 kematian. “Karena itu, protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) wajib dilakukan oleh seluruh masyarakat. Ini harus dilakukan secara konsisten agar dapat terhindar dari penularan,” pungkasnya. (rh/fin)

  • Dipublish : 30 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami